Anak Usaha Telkom Bakal Dipangkas dari 67 Jadi 19 Entitas
Telkom mempercepat proses streamlining dengan menargetkan perampingan struktur perusahaan dari 67 entitas menjadi 19 entitas pada akhir 2026.
(Kompas.com) 27/05/26 20:46 233640
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mempercepat proses streamlining dengan menargetkan perampingan struktur perusahaan dari 67 entitas menjadi 19 entitas pada akhir 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi Telkom sebagai strategic holding digital nasional.
Upaya transformasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, dengan Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia, Seno Soemadji di Wisma Danantara pada Senin (25/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Telkom memaparkan sejumlah strategi streamlining yang tengah dijalankan, mulai dari merger, divestasi, likuidasi, konsolidasi bisnis, hingga pembentukan enterprise holding baru.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat fokus bisnis digital dan infrastruktur telekomunikasi nasional di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Dony mengatakan, transformasi yang dijalankan Telkom menjadi bagian penting untuk memperkuat fokus bisnis sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan seiring perkembangan industri digital yang terus berubah.
"Transformasi ini penting untuk memperkuat fokus bisnis dan memastikan Telkom Group bergerak lebih agile dalam menjawab kebutuhan ekosistem digital nasional," ujar Dony dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (27/5/2026).
Selain melakukan penyederhanaan entitas usaha, Telkom juga mempercepat sejumlah program prioritas, seperti konsolidasi FiberCo BUMN, pengembangan Data Center, TowerCo, dan InfraCo.
Tak hanya itu, penataan lisensi Telkom Group juga dilakukan guna mendukung transformasi menuju strategic holding digital yang lebih adaptif dan memiliki daya saing global.
BP BUMN bersama Danantara pun akan terus mendorong penguatan tata kelola perusahaan, mengoptimalkan aset, serta memperkuat konsolidasi ekosistem digital nasional.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap BUMN sektor telekomunikasi dapat menjadi lebih sehat, lincah, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia ke depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#telkom #anak-usaha-bumn-dipangkas #danantara #anak-usaha-telkom-dipangkas