Prabowo Targetkan Bangun 1 Juta Rumah Subsidi Tahun Ini, Naik dari 350.000 Unit
Presiden Prabowo berencana membangun 1 juta rumah subsidi tahun ini untuk memenuhi kebutuhan hunian terjangkau bagi pekerja, fokus di area dekat industri.
(Bisnis.Com) 03/05/26 14:15 209565
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan minimal 1 juta unit rumah subsidi mulai tahun ini guna merespons tingginya kebutuhan hunian terjangkau bagi kelompok pekerja.
Target ambisius tersebut melonjak signifikan dibandingkan kuota pembangunan hunian bersubsidi saat ini yang ditetapkan sebanyak 350.000 unit rumah di seluruh Indonesia.
"Tahun ini sudah sampai 350.000 rumah, tapi sasaran kita adalah minimal 1 juta rumah. Kita akan mulai tahun ini juga 1 juta rumah," ujar Prabowo dalam agenda May Day, dikutip Minggu (3/5/2026).
Orang nomor satu di Indonesia tersebut menegaskan bahwa lokasi pembangunan satu juta rumah terjangkau akan difokuskan pada klaster strategis yang memiliki aksesibilitas tinggi terhadap kawasan industri dan pusat aktivitas ekonomi.
Langkah ini diambil untuk menekan biaya logistik pekerja dengan mendekatkan jarak antara tempat tinggal dan lokasi kerja, sekaligus memastikan penyediaan hunian layak bagi sektor buruh secara nasional.
“Rumah-rumah ini akan dibangun sesuai saran saudara [para pekerja], akan dibuat di klaster-klaster yang dekat dengan kawasan-kawasan industri. Yang dekat dengan tempat bekerja,” imbuhnya.
Sementara itu pada kesempatan berbeda, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan penyaluran rumah subsidi melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) akan tembus mencapai 350.000 unit hingga akhir 2026.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa per 15 April 2026, realisasi penyaluran FLPP telah menyentuh angka 52.125 unit. Angka ini dinilai menunjukkan performa signifikan dengan capaian melampaui target pada kuartal I/2026.
"Per 15 April 2026, realisasi FLPP telah mencapai 52.125 unit dari target 350.000 unit tahun ini. Ini menjadi capaian awal yang baik. Namun, masih perlu kita dorong bersama," ujar Maruarar dalam akun Instagram resminya.
Mengacu pada laporan tersebut, artinya penyaluran rumah subsidi hingga pertengahan April 2026 baru mencapai 14,9% dari total kuota suplai sebesar 350.000 unit.
#prabowo-rumah-subsidi #rumah-subsidi-1-juta #pembangunan-rumah-subsidi #rumah-terjangkau-pekerja #rumah-subsidi-indonesia #rumah-dekat-industri #rumah-subsidi-2026 #rumah-subsidi-klaster #rumah-subsid