Wamenhaj Klaim Kampung Haji Mampu Tingkatkan Pendapatan Negara dari Ibadah Haji

Wamenhaj Klaim Kampung Haji Mampu Tingkatkan Pendapatan Negara dari Ibadah Haji

Kampung Haji di Arab Saudi diharapkan menekan biaya haji dan meningkatkan pendapatan negara, dengan dukungan pemerintah Indonesia dan restu Arab Saudi.

(Bisnis.Com) 30/10/25 05:14 20889

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengeklaim keberadaan kampung hajiIndonesia di Arab Saudi dapat menekan biaya ibadah haji pada masa mendatang, sekaligus menambah pendapatan negara.

Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan kampung haji akan menghadirkan efisiensi dalam pembentukan komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

“Selama ini terkait dengan perhajian kita kan terjadi cash outflow [arus kas keluar]. Nanti ketika ada kampung haji, cash inflow-nya juga akan besar,” kata Dahnil di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025).

Dengan demikian, dia menyebut bahwa arus kas masuk itu akan membantu menyisihkan inefisiensi dalam pembentukan biaya haji bagi jemaah Tanah Air saat ini.

Pasalnya, pengelolaan kampung haji akan berada di tangan pemerintah Indonesia, atas restu pemerintahan Arab Saudi.

Oleh karena itu, Dahnil memohon dukungan masyarakat hingga DPR RI agar pembangunan kampung haji tersebut segera terlaksana.

Pada kesempatan yang sama, Kemenhaj bersama Komisi VIII DPR RI resmi memutuskan besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2026 sebesar Rp87,4 juta, sementara biaya perjalanan ibadah haji (bipih) atau biaya haji yang ditanggung calon jemaah sebesar Rp54,2 juta.

Besaran Bipih 2026 ini turun sebesar Rp1,23 juta dibandingkan dengan Bipih 2025 yang sebesar Rp55,43 juta per jemaah.

Dalam perkembangan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa pemerintahan Arab Saudi merombak aturan khusus agar Indonesia bisa memiliki aset berupa lahan di Makkah untuk pembangunan kampung haji. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara pertama yang memiliki aset tanah di Tanah Suci.

Prabowo telah meneken Instruksi Presiden (Inpres) No. 15/2025 tentang Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Kerajaan Arab Saudi.

Dia menyebut bahwa perubahan aturan pada pemerintahan Arab Saudi merupakan terobosan bersejarah. Sebab, selama ini negara asing tidak diperbolehkan memiliki tanah di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, pemerintah Arab Saudi untuk pertama kali dalam sejarah setuju pembangunan kampung Indonesia di kota Makkah,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/10/2025).

#kampung-haji #ibadah-haji #pendapatan-negara #biaya-haji #efisiensi-biaya #arus-kas-haji #pengelolaan-kampung-haji #dukungan-masyarakat #biaya-penyelenggaraan-haji #biaya-perjalanan-haji #aset-tanah-m

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251030/12/1924530/wamenhaj-klaim-kampung-haji-mampu-tingkatkan-pendapatan-negara-dari-ibadah-haji