Inggris Bantu Modernisasi 1.582 Kapal Nelayan RI, Target Operasi 12 Bulan
Inggris bantu modernisasi 1.582 kapal perikanan RI dalam 12 bulan melalui UK-Indonesia Maritime Partnership Programme, didukung UK Export Finance.
(Bisnis.Com) 24/04/26 12:18 201638
Bisnis.com, JAKARTA — Inggris akan membantu modernisasi 1.582 kapal perikanan untuk Indonesia sebagai bagian dari penguatan kerja sama maritim yang ditujukan mempercepat transformasi armada nasional.
Program tersebut menjadi bagian dari UK–Indonesia Maritime Partnership Programme (MPP) yang diluncurkan pada 23 April 2026, dengan dukungan pembiayaan dari UK Export Finance sebesar 4-5 miliar poundsterling untuk berbagai proyek maritim prioritas.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pembangunan kapal akan melibatkan galangan dalam negeri, dengan Inggris melalui perusahaan pertahanan Babcock International berperan dalam desain dan evaluasi teknis.
“Kerja sama maritim ini memang sudah diinisiasi oleh Bapak Presiden. Salah satunya adalah membangun modernisasi kapal perikanan, jumlahnya kurang lebih 1.582 unit,” ujar Trenggono di sela-sela peluncuran kerja sama MPP di Jakarta, Kamis malam (23/4/2026).
Dari sisi pelaksanaan, proyek ini ditargetkan berjalan dengan cepat. CEO Babcock David Lockwood menyebut pihaknya telah menyepakati timeline yang agresif dengan target kapal mulai beroperasi dalam 12 bulan ke depan.
“Jadi, kami sudah menyepakati jadwal, jadwal yang sangat ketat, yang mengharuskan kapal-kapal tersebut sudah berlayar dalam 12 bulan ke depan,” ujarnya.
Dia menambahkan desain kapal telah disesuaikan dengan karakteristik perairan Indonesia agar optimal digunakan di wilayah kepulauan.
Adapun spesifikasi kapal akan bervariasi berdasarkan kebutuhan operasional, mulai dari 30 gross ton (GT) hingga 500 gross ton, serta dilengkapi dengan teknologi modern.
“Bukan lagi kapal kayu, tetapi sudah kapal besi. Di situ ada fish finder, ada teknologi monitoringnya,” katanya.
Selain itu, desain kapal juga disesuaikan dengan jenis ikan dan kondisi perairan, dengan beberapa varian kapal yang akan dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi penangkapan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia bakal memiliki sekitar 1.582 kapal nelayan modern pada akhir tahun 2026 hingga awal 2027. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato Sidang Kabinet Paripurna Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, yang digelar di Istana Negara, Senin (20/10/2025).
“Kita juga sekarang sudah punya program, kita ingin membangun 1.582 kapal nelayan modern. InsyaAllah akhir tahun depan dan 2027 kita akan punya 1.582 kapal nelayan modern dari GT 30 sampai GT 10.000,” ujar Prabowo.
Program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketimpangan armada nelayan kecil yang selama ini terbatas pada kapal di bawah 10 GT, serta mendorong peningkatan produktivitas perikanan nasional.
#modernisasi-kapal-perikanan #kapal-perikanan-indonesia #kerja-sama-maritim #uk-indonesia-maritime-partnership #uk-export-finance #babcock-international #desain-kapal-perikanan #kapal-nelayan-modern #t