Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Sakit Ginjal

Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Sakit Ginjal

Pemerintah imbau jaga kesehatan ginjal sejak dini; kenali penyebab, gejala, dan cara pencegahannya untuk hindari risiko penyakit ginjal kronis.

(Bisnis.Com) 12/03/26 00:24 162525

Bisnis.com, JAKARTA — Pada peringatan Hari Ginjal Sedunia 12 Maret, pemerintah menegaskan pentingnya masyarakat menjaga kesehatan ginjal sejak dini karena penyakit ini sering tidak disadari hingga kondisinya sudah cukup berat.

Ketua Umum PB Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), Dr. dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH, mengatakan peringatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun bersama berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan komunitas pasien serta organisasi kesehatan guna memperluas edukasi tentang penyakit ginjal.

“Peringatan Hari Ginjal Sedunia tahun ini jatuh pada 12 Maret. Karena bertepatan dengan Ramadan, pemerintah bersama NKF Indonesia menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal,” ujarnya dalam konferensi pers peringatan Hari Ginjal Sedunia di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Selain itu, Ketua Umum PB PERNEFRI juga menjelaskan ginjal memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh karena tidak hanya berperan dalam menghasilkan urine. Organ ini juga bertugas membuang sisa metabolisme, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, serta membantu mengatur berbagai fungsi penting dalam tubuh.

Ginjal berperan dalam memproduksi hormon eritropoietin yang membantu pembentukan sel darah merah serta mengatur tekanan darah melalui sistem hormon tertentu. Ginjal juga membantu mengaktifkan vitamin D yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang.

Dr. Pringgodigdo menjelaskan ketika fungsi ginjal terganggu, berbagai sistem tubuh ikut terdampak. Misalnya terjadi ketidakseimbangan mineral dan elektrolit, penurunan produksi sel darah merah yang dapat menyebabkan anemia, hingga gangguan tekanan darah.

Menurutnya, penyakit ginjal sering terlambat terdeteksi karena pada tahap awal tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Kondisi ini membuat banyak pasien baru menyadari penyakitnya ketika sudah memasuki stadium lanjut.

“Penyakit ginjal sering terlambat diketahui karena silent disease, tidak bergejala. Baru bergejala kalau sudah menjadi stadium lanjut atau tahap akhir,” jelasnya.

Ketika penyakit ginjal sudah berkembang, beberapa gejala biasanya mulai muncul. Gejala tersebut antara lain pembengkakan pada tubuh, mudah lelah, penurunan nafsu makan, hingga mual dan muntah.

Lebih lanjut dia menjelaskan terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ginjal. Faktor-faktor tersebut sebagian besar berkaitan dengan penyakit kronis serta pola hidup yang kurang sehat.

Berikut penyebab utama penyakit ginjal:
- Diabetes
- Hipertensi
- Konsumsi Obat Pereda Nyeri
- Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Berbahaya
- Peradangan atau Kerusakan pada Jaringan Ginjal

Selain faktor tersebut, risiko penyakit ginjal juga lebih tinggi pada kelompok tertentu. Misalnya pada orang yang memiliki riwayat keluarga penyakit ginjal, usia di atas 60 tahun, hingga individu dengan kondisi obesitas.

Dr. Pringgodigdo menambahkan deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit ginjal berkembang menjadi lebih parah. Pemeriksaan kesehatan sederhana sebenarnya sudah dapat membantu menemukan gangguan ginjal sejak tahap awal.

Berikut beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit ginjal:
- Pemeriksaan Tekanan Darah
- Pengukuran Indeks Massa Tubuh
- Tes Darah untuk Mengetahui Kadar Kreatinin
- Tes urine untuk Mendeteksi Adanya Kerusakan Ginjal

Ketua Umum PB PERNEFRI mengatakan pemeriksaan tersebut sangat dianjurkan terutama bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi. Dengan deteksi lebih awal, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga kerusakan ginjal tidak berkembang menjadi gagal ginjal tahap akhir.

Selain melakukan pemeriksaan rutin, masyarakat juga perlu menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan ginjal. Kebiasaan sehari-hari memiliki peran penting dalam mencegah berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit ginjal.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
- Cek Kesehatan Secara Berkala
- Menghindari Asap Rokok
- Rajin Berolahraga
- Mengonsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang
- Istirahat yang Cukup
- Mengelola Stres dengan Baik

Maka dari itu, dr. Pringgodigdo mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini agar risiko penyakit dapat dicegah.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini,” tutupnya.

#kesehatan-ginjal #penyakit-ginjal #hari-ginjal-sedunia #fungsi-ginjal #menjaga-ginjal #deteksi-dini-ginjal #gejala-penyakit-ginjal #risiko-penyakit-ginjal #pemeriksaan-ginjal #pola-hidup-sehat #diabet

https://lifestyle.bisnis.com/read/20260312/106/1959814/kenali-penyebab-dan-cara-mencegah-sakit-ginjal