Konflik Geopolitik Timur Tengah Memanas, OJK Terus Pantau Pergerakan Pasar Modal Indonesia

Konflik Geopolitik Timur Tengah Memanas, OJK Terus Pantau Pergerakan Pasar Modal Indonesia

OJK memantau ketat pasar modal Indonesia di tengah eskalasi konflik geopolitik Timur Tengah. Kinerja pasar Februari 2026 menunjukkan stabilitas dan pertumbuhan positif.

(Kompas.com) 03/03/26 16:39 153596

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati pergerakan pasar modal Indonesia di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

Pjs. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan pasar untuk mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah terhadap pasar modal Indonesia.

"Sehubungan dengan volatilitas pasar di awal Maret 2026 yang dipicu oleh eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, OJK tentu terus memantau pergerakan pasar," ujar Hasan saat konferensi pers RDKB OJK Februari 2026 di kantornya, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Selain itu, OJK juga akan terus melakukan koordinasi dengan Self Regulatory Organization (SRO) Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Tak hanya itu, OJK juga berkoordinasi dengan para pelaku industri pasar modal dalam mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan.

Dia mengungkapkan, pada Februari 2026, tekanan di pasar saham domestik terpantau meredah.

Per 27 Februari kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 8.225,49 atau terkoreksi sebesar 1,13 persen (mtd) atau 4,76 persen (yoy). Dari sisi rata-rata nilai transaksi harian, untuk perdagangan saham di bulan lalu tercatat cukup tinggi yaitu sebesar Rp 25,62 triliun.

"Konsisten yang kita lihat selalu ada di atas Rp 25 triliun sejak bulan Agustus 2025 yang lalu," kata Hasan.

Sementara itu, investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp 360 miliar, atau berbalik arah dibandingkan Januari 2026 yang masih mencatatkan net sell sebesar Rp 9,88 triliun.

Di pasar obligasi, indeks komposit ICBI per 27 Februari 2026 ditutup di level Rp 442,12 atau terapresiasi sebesar 0,45 persen (mtd) atau 0,29 persen (ytd). Adapun investor non-resident di pasar surat berharga negara membukukan net sell sebesar Rp 3,35 triliun month to date, di mana year to date sendiri tercatat net sell sebesar Rp 3,25 triliun.

Ada pun investor non-resident di pasar surat berharga negara membukukan net sell sebesar Rp 3,35 triliun month to date, di mana year to date sendiri tercatat net sell sebesar Rp 3,25 triliun.

Hasan melanjutkan, di tengah dinamika pasar, industri pengelolaan investasi masih melanjutkan kinerja yang positif.

Nilai Asset Under Management (AUM) mencapai Rp1,115,71 triliun per 26 Februari 2026, atau meningkat 1,11 persen (mtd) atau 7 persen (ytd). Sementara untuk nilai aktiva bersih dari reksadana mencapai angka Rp 726,26 persen, tumbuh sebesar 3,55 persen (mtd) yang ditopang oleh net subscription selama Februari yang tercatat sebesar Rp16,09 triliun (mtd).

Dari sisi jumlah investor, per 25 Februari 2026, tercatat kembali terjadi penambahan jumlah investor sebanyak 1,8 juta investor baru di pasar negara domestik, sehingga total jumlah investor mencapai angka Rp 22,88 juta investor.

Sementara dari sisi penghimpunan dana oleh korporasi di pasar modal, hingga 27 Februari 2026 (ytd) pernah mencapai angka Rp 30,52 triliun, yang bersumber dari penawaran umum efek bersih tak utang maupun suku.

Untuk penggalangan dana melalui Securities Crowdfunding (SCF), per 26 Februari 2026 secara month to date terdapat 13 efek baru dengan nilai dana yang dihimpun sebesar Rp 23,65 miliar serta terdapat 4 penerbit baru.

Di pasar derivatif keuangan, tercatat hingga 26 Februari 2026 terdapat sebanyak 113 pihak yang telah memperoleh persetujuan prinsip dari OJK.

Volume transaksi di Februari 2026 month to date mencapai angka 29.514 lot dengan frekuensi transaksi tercatat sebanyak 234.951 kali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#asset-under-management #konflik-geopolitik #ojk-pasar-modal #ihsg-februari-2026

https://money.kompas.com/read/2026/03/03/163900826/konflik-geopolitik-timur-tengah-memanas-ojk-terus-pantau-pergerakan-pasar