OJK Targetkan Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp250 Triliun pada 2026
OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal dapat mencapai Rp250 triliun pada 2026, naik dari 2025 sebesar Rp220 triliun.
(Bisnis.Com) 05/02/26 21:39 127503
Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp250 triliun pada 2026. Target penghimpunan dana ini meningkat dari tahun 2025 sebesar Rp220 triliun.
“Di pasar modal, target penghimpunan ditargetkan mencapai Rp250 triliun di tahun 2026,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Pada 2025, OJK mencatat, penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 274,80 triliun. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan OJK pada awal 2025 sebesar Rp220 triliun.
Capaian penghimpunan dana di pasar modal itu juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya atau 2024 sebanyak Rp259,24 triliun dengan 199 penawaran umum.
Apabila dirinci, 20 emiten baru tersebut menghimpun dana segar sebesar Rp16,21 triliun. Adapun pada pipeline, terdapat 29 rencanaPenawaran Umum dengan nilai indikatif Rp22,28 triliun.
Kemudian ada penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dari 11 korporasi dengan total dana Rp10,63. Penghimpunan dana paling banyak ada di PUB EBUS Tahap I dan II senilai Rp201,80 triliun dari 170 penerbitan.
Secara rinci, terdapat 170 aksi penerbitan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) pada 2025. Jumlah penerbitan EBUS pada 2025 itu menjadi yang tertinggi dalam 6 tahun terakhir.
Lalu, terdapat 18 aksi IPO pada 2025. Selain itu, terdapat 16 aksi rights issue yang dijalankan di pasar modal pada 2025.
#ojk-pasar-modal #penghimpunan-dana #target-ojk-2026 #pasar-modal-indonesia #dana-pasar-modal #emiten-baru #efek-bersifat-utang #sukuk-indonesia #penawaran-umum #pipeline-penawaran #penerbitan-efek #ak