AHY Blak-blakan Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Jadi Dibangun?
Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara terkait dengan rencana pembangunan proyek perpanjangan kereta cepat Jakarta-Surabaya.
(Bisnis.Com) 03/02/26 18:00 124371
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan sinyal bahwa realisasi proyek perpanjangan kereta cepat tembus hingga Surabaya masih memerlukan waktu untuk dapat direalisasikan.
Dia menjelaskan, pemerintah saat ini masih memprioritaskan penyelesaian masalah mendasar pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang sudah beroperasi. Fokus utama tertuju pada penyehatan struktur finansial proyek yang dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
"Intinya kita ingin terus cari solusi yang terbaik, ini masih butuh proses, butuh waktu dan kita tentu akan berkomunikasi dengan pihak Tiongkok," ujar Menko AHY saat ditemui di sela-sela agenda Indonesia Economic Summit, Selasa (3/2/2026).
Pada saat yang sama, AHY mengaku telah menjalin komunikasi intensif dengan Menteri Keuangan, Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, serta Menteri Perhubungan guna mengawal restrukturisasi keuangan proyek KCJB.
AHY menambahkan, tanpa fundamental keuangan yang kokoh pada penyelesaian utang KCJB, ambisi ekspansi jalur hingga ke Jawa Timur dikhawatirkan akan menemui hambatan besar.
"Semangatnya semua adalah mencari solusi. Kita ingin pastikan proyek yang besar dan juga strategis itu bisa terus eksis dan berjalan bahkan semakin maju karena juga banyak yang berharap, selain sampai dengan Bandung harapannya bisa terus sampai dengan katakanlah Surabaya, Jawa Timur," lanjutnya.
Apabila terwujud, kehadiran jalur kereta cepat hingga Surabaya diyakini akan menjadi faktor pembeda (game changer) dalam peta konektivitas nasional. Pemerintah menargetkan integrasi moda ini mampu memicu pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di luar wilayah metropolitan Jakarta.
Sementara berdasarkan catatan Bisnis, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan bahwa penyelesaian utang kereta cepat Whoosh sudah masuk dalam rencana kerja PT Danantara Asset Management (Persero), holding operasional Danantara.
Danantara Asset Management rencananya akan merestrukturisasi empat sektor bisnis BUMN, yakni maskapai penerbangan, infrastruktur manufaktur baja, proyek kereta api cepat dan sektor asuransi pada semester II/2025.
“Ini sedang dijajaki, sedang kita lakukan penjajakan. Tentu akan kami bereskan proses itu,” kata Dony, di Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
#kereta-cepat #kereta-cepat-jakarta-surabaya #proyek-kereta-cepat #kereta-cepat-jakarta-bandung #menko-ahy #ahy-kereta-cepat #proyek-kcjb #kcjb-jakarta-bandung #kcic #restrukturisasi-keuangan-kcjb #jal