Prabowo Tugaskan Wakil Panglima TNI Tangani Normalisasi Sungai Pascabencana Sumatera

Prabowo Tugaskan Wakil Panglima TNI Tangani Normalisasi Sungai Pascabencana Sumatera

Presiden menugaskan secara khusus Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita untuk terlibat langsung dalam percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 10/01/26 12:06 99137

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menugaskan secara khusus Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal Tandyo Budi Revita untuk terlibat langsung dalam percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penugasan tersebut difokuskan pada normalisasi sungai terdampak bencana.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dalam Rapat Koordinasi bersama Satgas Pemulihan Bencana DPR RI di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Menurut Tito, salah satu persoalan utama pascabencana adalah tingginya sedimentasi di sejumlah sungai besar dan kecil yang menghambat aliran air ke laut. Kondisi tersebut menyebabkan banjir berulang meskipun curah hujan relatif rendah.

"Seperti Sungai Tamiang yang sebelah kiri. Sebelah kanan kan itu sungai-sungai kecil, nanti masuk ke Sungai Tamiang yang besar. Sungainya muaranya sudah seperti itu, tumpukan sedimen yang luar biasa banyak dan itu malah menjadi apa memblok aliran dari sungai mau ke laut. Akibatnya apa yang terjadi? Kalau hujan dikit saja airnya tumpah ke kanan-kiri, menimbulkan banjir baru," jelasnya.

Tito mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan perhatian khusus terhadap persoalan tersebut dengan menugaskan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo untuk memimpin koordinasi teknis di lapangan bersama TNI Angkatan Darat dan kementerian terkait.

"Nah, ini kami dengar Bapak Presiden sudah menugaskan khusus kepada Wakil Panglima TNI. Nah kami juga ada kontak lewat langsung juga Panglima TNI, Wakil Panglima Pak Tandyo dan juga dengan Pak Richard (Kepala Staf Umum (Kasum TNI) nanti juga menjadi contact person yang utama sama-sama TNI AD."

Selain Sungai Tamiang, pemerintah juga akan melakukan pembersihan dan pengerukan sungai-sungai lain yang mengalami sedimentasi tinggi, seperti Sungai Merdu. Tito menekankan bahwa metode penanganan tidak hanya mengandalkan alat berat konvensional, tetapi juga menggunakan kapal pengeruk (dredger).

"Saya dengar pembersihannya saya sudah mengusulkan waktu rapat waktu kita di Tamiang tidak hanya menggunakan peralatan yang alat berat biasa, tapi adalah kapal, kapal yang biasa dredger yang biasa untuk menarik, mengerok itu. Pak Menteri PU sudah sangat paham mengenai itu saya kira," katanya.

Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa perbaikan akses darat menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan. Akses jalan dinilai sebagai kunci utama kelancaran distribusi logistik, mobilisasi pasukan, serta pergerakan barang dan masyarakat.

"Perbaikan akses darat ini akan kami kerjakan. Nah kami sudah melakukan pendataan, tugas inilah utamanya adalah PU, TNI, Polri, dan Danantara. Ini bagian tugasnya, akses darat ini apa pun harus dilakukan karena kunci untuk mobilitas orang dan barang," pungkasnya.
(zik)

#prabowo-subianto #tandyo-budi-revita #wakil-panglima-tni #banjir-sumatera #normalisasi-sungai

https://daerah.sindonews.com/read/1664765/174/prabowo-tugaskan-wakil-panglima-tni-tangani-normalisasi-sungai-pascabencana-sumatera-1768017664