Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Talaud, BMKG: Akibat Deformasi Batuan dalam Lempeng Filipina

Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Talaud, BMKG: Akibat Deformasi Batuan dalam Lempeng Filipina

Gempa kekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (4.1.2026) pukul 03.46.57 WIB. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa kekuatan... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 04/01/26 06:46 92485

TALAUD - Gempa kekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (4/1/2026) pukul 03.46.57 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,97° LU ; 127,46° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km arah Timur Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 102 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault)," ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nanusa dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) dan daerah Gemeh, Tampan\' Amma dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. "Hingga pukul 04.03 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," pungkasnya.
(rca)

#gempa #kepulauan-talaud #gempa-talaud-sulut #talaud #gempa-di-talaud

https://daerah.sindonews.com/read/1662643/174/gempa-m51-guncang-kepulauan-talaud-bmkg-akibat-deformasi-batuan-dalam-lempeng-filipina-1767481267