Harga Perak Makin Berkilau, Cetak Rekor di Atas US$80 per Ons
Harga perak mencapai rekor di atas US$80 per ons, didorong oleh arus spekulatif, dislokasi pasokan, dan ketegangan geopolitik.
(Bisnis.Com) 29/12/25 06:55 86858
Bisnis.com, JAKARTA - Harga perak terus menanjak dan mencapai rekor di atas US$80 atau setara Rp1,34 juta per ons (ounce) untuk pertama kalinya.
Dengan level harga tersebut, komoditas perak telah memperpanjang reli akhir tahun yang bersejarah. Dilansir Bloomberg, Senin (29/12/2025), logam putih ini naik dalam enam sesi berturut-turut, melanjutkan kenaikan sebesar 10% pada hari Jumat, yang merupakan lonjakan satu hari terbesar sejak 2008.
Sementara, data Reuters menunjukkan harga perak di pasar spot berada pada level US$83,50 per ons hingga pukul 06.43 WIB.
Kenaikan harga perak baru-baru ini didukung oleh arus masuk spekulatif dan dislokasi pasokan yang masih ada di pusat-pusat perdagangan utama setelah short squeeze pada bulan Oktober lalu.
Komoditas, khususnya logam mulia, telah menjadi sektor yang sangat diminati di pasar keuangan dalam beberapa hari terakhir.
Emas, perak, dan platinum semuanya melonjak ke rekor tertinggi pada Jumat pekan lalu untuk memperpanjang reli akhir tahun, didukung oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, pelemahan dolar AS, dan likuiditas pasar yang tipis.
Lonjakan ini didukung oleh pembelian yang tinggi oleh bank sentral, arus masuk ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), dan pelonggaran kebijakan Fed. Suku bunga pinjaman yang lebih rendah menjadi pendorong bagi logam mulia dan para pedagang bertaruh pada lebih banyak penurunan suku bunga pada 2026.
Geopolitik juga menjadi fokus di awal pekan baru. Donald Trump mengatakan dia telah membuat banyak kemajuan dalam pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy saat presiden AS mendorong kesepakatan perdamaian untuk mengakhiri invasi Rusia.
Pergerakan di pasar obligasi relatif tenang pada hari Jumat, dengan obligasi pemerintah AS diperkirakan akan mengalami kerugian bulanan, tetapi berada di jalur untuk kinerja terbaiknya sejak 2020 setelah tiga kali pemotongan suku bunga Fed. Dolar AS berfluktuasi pada akhir pekan terburuknya sejak Juni.
#harga-perak #perak-naik #rekor-harga-perak #perak-per-ons #logam-mulia #pasar-perak #perak-reli #perak-spot #perak-spekulatif #perak-short-squeeze #perak-dan-emas #perak-dan-platinum #perak-bank-sentr