Profil Danrem 011 Kolonel Ali Imran, Perwira Kopassus yang Viral Bubarkan Konvoi Berbendera GAM
Aksi Danrem 011.Lilawangsa Aceh Kolonel Ali Imran membubarkan konvoi kendaraan yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe viral di media sosial.... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 26/12/25 17:55 85587
ACEH - Aksi Danrem 011/Lilawangsa Aceh Kolonel Ali Imran membubarkan konvoi kendaraan yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe viral di media sosial. Tindakan tegas dilakukan karena konvoi tersebut dianggap membuat gaduh di tengah upaya pemulihan pascabencana.Dalam video yang beredar di media sosial (medsos), tampak iring-iringan kendaraan bak terbuka yang dipasangi Bendera GAM mengangkut ratusan melintas di jalan nasional. Mereka juga meneriakkan kata-kata merdeka.
Melihat aksi tersebut, Kolonel Ali Imran bersama anggotanya kemudian mengambil tindakan tegas dengan menghentikan laju kendaraan dan menyita atribut maupun bendera GAM. Sementara sekelompok massa yang diangkut langsung berlarian membubarkan diri.
Dikutip SindoNews dari laman resmi Korem 011/Lilawangsa pada Jumat (26/12/2025), Kolonel Ali Imran merupakan Danrem termuda di Indonesia. Dia menduduki jabatan Danrem 011/Lilawangsa berdasarkan keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Nomor Kep/244/IV/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Angkatan Darat yang ditetapkan pada Jumat, 5 April 2024.
Jabatan Danrem resmi diemban Kolonel Ali Imran setelah menjalani prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fachrizal. Kolonel Ali Imran memegang tongkat komando Danrem menggantikan Kolonel Kav Kapti Hertantyawan.
Kolonel Ali Imran merupakan perwira TNI kelahiran Banda Aceh pada 9 Juni 1978. Dia putera dari pasangan M. Yusuf Syah dan Rohani. Sebelum terjun ke militer, dia mengeyam pendidikan SDN 28 Banda Aceh dan lulus pada 1991, kemudian SMPN 4 pada 1994, lalu melanjutkan ke SMAN 3 Banda Aceh pada 1997.
Dari situ, dia memutuskan masuk militer. Abituren Akademi Militer (Akmil) 2000 dari kecabangan Infanteri Kopassus ini pernah bertugas di Kopassus, Bais TNI, hingga Paspampres.
Dia mengawali kariernya sebagai Pama Pussenif pada 2000. Pama Kopassus 2001, Danton-3/3/12/G-1/Kopassus 2002, Danton-2/3/12/G/-1/Kopassus 2003. Selanjutnya Danton 1/3/12/G/-1/Kopassus 2004.
Selanjutnya Danton -1/1/12/G/-1/Kopassus 2005, Pasi-3 Yon-12/G-1/Kopassus 2006, kemudian dia dipercaya menjadi Danki 3/11/G-1/Kopassus 2007. Karier militernya di Korps Baret Merah terus menanjak.
Saat berpangkat Kapten, dia dipercaya menjadi Dantim-4/1/31/G-3/Kopassus 2008, lalu Ps danden-1/31/G-3 Kopassus 2009. Dia kemudian dipercaya menduduki jabatan sebagai Danden-1/31/G-3/Kopassus pada 2011.
Kemudian saat menyandang pangkat Mayor, dia ditunjuk menjadi Dansus Ops Psy Sesndha Kopassus pada 2013, Pabandya Lidgal Sintel Kopassus 2014, Pabbandya F-53 Dit F Bais TNI 2015. Lalu, Danden Monob Sat Defensif Satcyber Bais TNI 2016.
Kariernya terus menanjak, dia kemudian naik pangkat menjadi Letnan Kolonel (Letkol) dan dipercaya menduduki jabatan sebagai Danden Lid Geopasikan Bais TNI 2017, Kasipers Minlog Satlid Satintel Bais TNI 2018, Pamen Bais TNI, Pabandya Persum Satintel bais TNI 2019.
Lama bertugas di intelijen, dia kemudian diangkat menjadi Dandenma Paspampres pada 2019, Dandim 0506/Tgr Rem 052/Wkr Dam Jaya 2022. Dedikasi dan prestasinya selama bertugas, membuatnya naik pangkat menjadi Kolonel.
Dia kemudian ditunjuk menjadi Dansatlak Lidgal Pusintelad 2023, Ka PII Pusintelad 2023, sebelum akhirnya menjabat sebagai Danrem 011/Lilawangsa pada 2024 hingga sekarang.
Selama mengabdi di militer, dia pernah diterjunkan dalam operasi Denpur Cakra Aceh 2003, Satgas BIN Aceh 2008, Densandha Papua 2011, Satgas Bais Lauser 2015-2017, Satgas Palapa Aceh 2018.
Selama meniti karier di militer, dia banyak menerima tanda jasa seperti SL Dharma Nusa, SL Kesetiaan VIII, SL Dwidya Sistha , SL Ksatria Yudha, SL Wira Karya, SL Kesetiaan XVI, SL Wira Dharma dan SL Santi Dharma XVIII.
Dalam bidang akademisi, dia juga banyak mengenyam pendidikan baik umum maupun militer. Antara lain, dia pernah mengikuti pendidikan Dik Para pada 1999, Sarcab Inf. 2001, KIBI 2001, Komando 2002, Susdanki 2005, Sus Sandha 2006, Dikalapa Inf. 2010, Seskoad pada 2014, Susdanyon 2015. Tidak hanya itu, dia juga lulus Sarjana dari Unkris Jakarta pada 2014.
(cip)
#tni-ad #kopassus #pengibaran-bendera-gerakan-aceh-merdeka-gam #korps-baret-merah #danrem