OPERASI SMA Labschool Ciracas Tempa Mental dan Karakter Siswa Bersama Kopassus

OPERASI SMA Labschool Ciracas Tempa Mental dan Karakter Siswa Bersama Kopassus

Pendidikan karakter dan kepemimpinan merupakan aspek fundamental dalam membentuk profil lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 14/12/25 09:39 72058

JAKARTA - Pendidikan karakter dan kepemimpinan merupakan aspek fundamental dalam membentuk profil lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman. Menyadari hal tersebut, SMA Labschool Ciracas menyelenggarakan kegiatan OPERASI (Orientasi Jiwa Keperwiraan Siswa) sebagai bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa.

Tema “Lead the Way, Shape the Day” bukan sekadar slogan, tetapi menjadi ruh dari seluruh rangkaian OPERASI 2025. Di bawah binaan langsung prajurit Kopassus, para siswa diajak memahami bahwa kepemimpinan dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri, mengelola emosi, disiplin waktu, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Kegiatan OPERASI 2025 dilaksanakan selama enam hari, pada 8-13 Desember 2025, bertempat di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus (Thikkaviro Sena Baldika). Program ini menjadi wujud nyata komitmen SMA Labschool Ciracas dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter, mental, dan kepemimpinan.

Setiap tantangan yang dihadapi selama kegiatan menjadi sarana refleksi dan pembelajaran. Siswa belajar bahwa membentuk masa depan tidak selalu dimulai dari hal besar, melainkan dari keberanian mengambil peran, menjaga integritas, serta konsisten dalam nilai-nilai yang diyakini.

Sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada pembentukan insan yang beriman, cerdas, kreatif, dan berjiwa kepemimpinan, SMA Labschool Ciracas bekerja sama dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai mitra pelatihan. Kopassus dikenal memiliki pengalaman dan kompetensi dalam pembinaan disiplin, mental tangguh, fisik, serta nilai-nilai kepemimpinan dan keperwiraan.

Melalui kegiatan ini, siswa dibina untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, semangat juang, tanggung jawab, solidaritas, serta kepemimpinan yang berkarakter. OPERASI 2025 dirancang sebagai ruang pembelajaran kontekstual yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembentukan diri.

Trianto Basuki selaku perwakilan orang tua murid sekaligus Ketua POMG SMA Labschool Ciracas menyampaikan pesan bahwa para orang tua secara keseluruhan memandang kegiatan pendidikan orientasi jiwa kepemimpinan siswa yang dilaksanakan di lingkungan militer sebagai proses pembelajaran karakter yang sarat nilai dan pengalaman nyata.

Menurutnya, para orang tua memiliki harapan besar agar pendidikan di lingkungan militer mampu membantu meningkatkan disiplin dan rasa tanggung jawab siswa dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan serta ketangguhan siswa dalam mengambil keputusan, baik dalam konteks akademik maupun sosial.

“Pendidikan di lingkungan militer juga diyakini dapat menumbuhkan kepercayaan diri siswa, sekaligus membentuk mental yang siap menghadapi tantangan dan tekanan di masa depan,” ujar Trianto.

Ia menambahkan, dari sisi penguatan karakter, kegiatan OPERASI memberikan dampak positif dalam membangun nilai-nilai dasar seperti kerja sama, ketahanan fisik, serta kesehatan jasmani. Pengalaman ini dinilai mampu melatih daya tahan, ketangguhan, dan kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup secara lebih matang dan bertanggung jawab.

Kepala SMA Labschool Ciracas, Risang Danardana L., menegaskan bahwa kerja sama dengan Kopassus bukan semata menghadirkan latihan fisik, melainkan menghadirkan nilai kehormatan sebagai fondasi pendidikan karakter.

“Kopassus bekerja dengan prinsip, kehormatan sebagai dasar pengabdian. Nilai inilah yang kami ingin coba tanamkan kepada para siswa. Pendidikan hari ini tidak cukup hanya mencetak anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang memiliki integritas, disiplin, dan tanggung jawab sosial,” ujar Risang.

Menurutnya, kegiatan OPERASI 2025 menjadi ruang pembelajaran sosial yang relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. “Melalui OPERASI, siswa belajar tentang kepemimpinan dari pengalaman nyata, tentang mengendalikan diri, menghormati orang lain, bekerja sama, serta bertanggung jawab atas setiap keputusan,” ujarnya.

“Ini adalah proses pendidikan karakter yang menyentuh sisi mental dan sosiologis peserta didik, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, beretika, dan berdaya guna bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal jangka panjang bagi para siswa. “Kami berharap pengalaman ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar membentuk cara berpikir dan bersikap siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan sosial,” pungkasnya.

Ketua Pelaksana OPERASI 2025, M. Fikri Robbani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons pendidikan terhadap tantangan zaman. “Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pendidikan tidak lagi cukup hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga harus menumbuhkan karakter, mentalitas, dan jiwa kepemimpinan generasi muda. Atas dasar itulah Labschool Ciracas menyelenggarakan Kegiatan Orientasi Jiwa Keperwiraan Siswa (OPERASI) 2025 dengan tema ‘Lead the Way, Shape the Day’.”

Dia melanjutkan, melalui rangkaian kegiatan yang terstruktur, edukatif, dan terukur, peserta didik ditempa untuk mengenal jati diri, melatih ketahanan mental, membangun solidaritas, serta belajar memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. “Siswa diajak keluar dari zona nyaman, menghadapi tantangan, serta memahami arti tanggung jawab dan kerja sama dalam satu tujuan bersama,” ujarnya.

Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus Letkol Inf Gerry Heikal Cholid, S.H., M.Han., dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program strategis dalam pembinaan generasi muda. “Kegiatan latihan yang baru saja dilaksanakan ini bertujuan agar para siswa dan siswi memiliki jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, semangat patriotisme, pantang menyerah, rela berkorban, disiplin, serta solidaritas yang tinggi. Nilai-nilai inilah yang sangat diperlukan agar ke depan para siswa mampu mengatasi berbagai hambatan dan rintangan dalam menempuh pendidikan dan kehidupan.”

Dia juga menegaskan bahwa latihan yang dijalani siswa bukan sekadar rutinitas, melainkan proses pembentukan karakter. “Latihan ini merupakan proses pembentukan karakter yang akan menjadi bekal menghadapi tantangan kehidupan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Disiplin adalah jembatan antara tujuan dan keberhasilan, dan mental yang kuat lahir dari proses yang tidak mudah.”

Dalam penutup amanatnya, Komandan Batalyon berpesan agar para siswa SMA Labschool Ciracas dapat menjadi pribadi yang:

1. Berkarakter kuat dan berintegritas

2. Berdisiplin dalam belajar dan tanggung jawab

3. Berjiwa pemimpin dan mampu memberi teladan

4. Mampu bekerja sama dan menjunjung kekompakan

5. Tangguh dan tidak mudah menyerah

“Jagalah nama baik almamater dengan menunjukkan sikap terpuji di manapun kalian berada. Tunjukkan bahwa latihan ini benar-benar membentuk kalian menjadi pribadi yang lebih matang, siap, dan bertanggung jawab.”

Perwakilan dari peserta kegiatan, Azka Rafidah Ananda Rambey dan Ravi Akbar, mengungkapkan bahwa mengikuti OPERASI menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan membuka cara pandangnya tentang arti disiplin dan kepemimpinan. “Selama kegiatan, saya mendapatkan berbagai materi seperti latihan Pelatihan Baris Berbaris dan yel-yel untuk melatih kekompakan dan ketertiban, psikologi lapangan untuk membangun ketahanan mental dan keberanian, serta mountaineering, rayap tali, snapling dan senam yang melatih fisik dan daya tahan,” ujar Azka dan Ravi.

“Kami juga dibiasakan hidup disiplin melalui ibadah bersama dan makan teratur, dilatih kepedulian lingkungan lewat pembersihan lapangan, serta dibekali keterampilan tali-temali, lempika, survival, wawasan kebangsaan dan navigasi darat di hutan. Kegiatan ini bukan hanya menguji fisik, tetapi juga membentuk mental, sikap, dan tanggung jawab,” kata Azka dan Ravi.

Mereka menambahkan bahwa kegiatan ini menumbuhkan rasa solidaritas sesama siswa seangkatan dalam malam api unggun Dharma Bakti dengan pengucapan Ikrar 7 Nilai Dasar Labschool dan Janji Angkatan, kegiatan ini sangat seru dan meluaskan wawasan tentang keterampilan yang dilatih oleh para pelatih Grup 1 Batalyon 13 Kopassus Thikkaviro Sena Baladika, dengan adanya pendidikan di lingkungan militer membuat mereka lebih percaya diri, disiplin dalam mengatur waktu, serta lebih siap menghadapi tantangan di sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Dengan berakhirnya kegiatan OPERASI 2025, SMA Labschool Ciracas berharap seluruh nilai, pengalaman, dan pembelajaran yang diperoleh siswa dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam kehidupan akademik maupun sosial. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dan kepemimpinan adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
(rca)

#kopassus #sma-labschool #global-islamic-labschool #orientasi #siswa

https://edukasi.sindonews.com/read/1655603/212/operasi-sma-labschool-ciracas-tempa-mental-dan-karakter-siswa-bersama-kopassus-1765678379