Untar Kirim Relawan Mahasiswa Kedokteran untuk Bantu Korban Banjir Sumatera
Universitas Tarumanagara (Untar) menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk membantu korban bencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 13/12/25 12:08 71537
JAKARTA - Universitas Tarumanagara (Untar) menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk membantu korban bencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengirimkan relawan mahasiswa Fakultas Kedokteran sebagai tenaga kesehatan ke wilayah terdampak.Selain mengirim relawan, Untar juga akan memberikan keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa Untar yang berasal dari daerah terdampak bencana. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap mahasiswa dan masyarakat yang terdampak bencana.
Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Amad Sudiro mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan yayasan serta melakukan pendataan mahasiswa yang terdampak banjir.
“Kami sudah berdiskusi dengan ketua yayasan. Saat ini kami menginventarisasi mahasiswa dari daerah terdampak bencana banjir agar kami bisa memberikan keringanan biaya kepada mereka,” ungkap Prof. Amad Sudiro, saat diskusi Arah Strategis Untar 2026: Peran Media Relations dalam Membangun Reputasi, dikutip Sabtu (13/12/2025).
Terkait pengiriman relawan, Rektor Untar menjelaskan bahwa mahasiswa kedokteran akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Hal ini dilakukan agar bantuan tenaga kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif di lapangan.
“Bu Wakil Rektor sedang mempersiapkannya. Nanti kami akan mengirimkan tenaga kesehatan dalam dua gelombang,” jelasnya.
Ia menambahkan, Untar juga terus menjalin komunikasi dengan kolega dan mitra di wilayah Sumatra untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kami terus bergerak agar bisa memberikan perhatian dan bantuan yang tepat bagi para korban bencana,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, menyampaikan bahwa pihaknya turut menggalang dana dari perguruan tinggi di wilayah III untuk membantu korban banjir Sumatra.
Menurutnya, penggalangan dana serupa pernah dilakukan saat terjadi bencana longsor di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Selain itu, LLDikti Wilayah III juga berencana mengirim mahasiswa ke daerah terdampak melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik.
“Kami sebelumnya pernah menyelenggarakan KKN tematik di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, melibatkan 27 perguruan tinggi swasta dengan total 250 mahasiswa. Ke depan, program serupa akan kami lakukan di tiga provinsi terdampak banjir di Sumatra,” ujarnya.
Mahasiswa yang mengikuti KKN tematik nantinya akan diterjunkan selama satu hingga dua bulan untuk membantu pemulihan pascabencana.
Kemendiktisaintek sendiri mendorong perguruan tinggi agar bergerak cepat merespons bencana yang terjadi di Sumatra. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi arah kebijakan Diktisaintek Berdampak.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendiktisaintek, Khairul Munadi, juga melakukan koordinasi dan pemantauan langsung bersama Rektor Universitas Andalas (Unand), tenaga medis setempat, serta Tim Satuan Tugas (Satgas) di Posko Kesehatan Universitas Andalas, Sumatra Barat, Jumat (12/12).
Dalam kunjungan tersebut, Dirjen Dikti mengapresiasi kerja cepat dan kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir.
“Kolaborasi antarperguruan tinggi ini berjalan sangat baik. Dengan menggabungkan tenaga dan sumber daya, penanganan di lapangan menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Khairul Munadi.
(nnz)
#relawan #universitas-tarumanagara-untar #mahasiswa-kedokteran #rektor-untar #banjir-sumatera