Tebar Diskon, Pemerintah Bidik Transaksi Rp35 Triliun dari Harbolnas 2025

Tebar Diskon, Pemerintah Bidik Transaksi Rp35 Triliun dari Harbolnas 2025

Pemerintah targetkan transaksi Rp35 triliun dari Harbolnas 2025, dengan diskon hingga 90% selama 7 hari, fokus pada produk lokal dan dukungan 1.000 UMKM.

(Bisnis.Com) 05/12/25 04:05 61560

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menargetkan transaksi pada Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2025 dapat mencapai Rp35 triliun. Selama Harbolnas 2025, berbagai platform e-commerce akan menawarkan potongan harga hingga 90% untuk beragam produk.

Harbolnas 2025 akan diselenggarakan selama 7 hari, yaitu pada 10–16 Desember 2025, dengan 6 hari di antaranya difokuskan pada promosi produk lokal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap Harbolnas dapat menjadi motor pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ekosistem perdagangan digital nasional.

“Saya matok target aja Rp35 triliun [dari Harbolnas 2025],” kata Airlangga dalam acara peluncuran Harbolnas 2025 di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025).

Airlangga menambahkan, Harbolnas 2025 juga ditargetkan menyumbang 30% terhadap total transaksi e-commerce sepanjang tahun. “Insya Allah tercapai,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membidik transaksi Harbolnas 2025 naik 10% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp34 triliun.

Sebagai gambaran, total penjualan Harbolnas 2024 mencapai Rp31,2 triliun, meningkat 22% dibandingkan 2023 yang mencatatkan Rp25,7 triliun. Adapun kontribusi produk lokal mencapai Rp16,1 triliun atau 52% dari total transaksi.

“Target peningkatan transaksi sebesar 5–10% atau Rp33–34 triliun, meningkat 10% dibandingkan capaian 2024,” ujar Budi.

Pada Harbolnas 2025, Budi menargetkan penjualan produk lokal dapat mencapai Rp17 triliun, naik 6% dari capaian tahun lalu, dengan melibatkan 1.000 UMKM dalam Harbolnas.

Terlebih, menurutnya, Harbolnas menjadi salah satu strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2025.Budi mengatakan momen ini berperan sebagai stimulus untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

Lebih lanjut, dia menambahkan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi produk lokal serta memperluas akses pasar bagi UMKM. Serta, penyelenggaraan Harbolnas juga diharapkan mampu mendorong multiplier effect, terutama bagi sektor transportasi dan logistik.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto menyebut berbagai platform besar, baik e-commerce maupun online travel, akan turut mendukung Harbolnas 2025.

“Kami menyadari bahwa Indonesia sedang membuktikan bahwa mimpi ekonomi digital bukan hanya mungkin, tetapi sedang terjadi,” ujar Hilmi.

Hilmi menuturkan setiap tahun rata-rata terjadi peningkatan transaksi sebesar 30%. Bahkan, pada tahun lalu, produk lokal menembus 50% dari seluruh penjualan Harbolnas.

“Melalui promo besar yang diselenggarakan serentak, kita tidak hanya mendorong transaksi, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan secara lebih terjangkau,” katanya.

Dia menyampaikan pihaknya juga ingin memastikan pelaku usaha digital memiliki kualitas produk dan kesiapan menghadapi Harbolnas 2025 melalui rangkaian kegiatan Road to Harbolnas di berbagai kota serta pelatihan online berskala nasional.

“Dengan begitu, ketika promo besar hingga 90% untuk produk lokal berlangsung selama Harbolnas 2025, para pelaku usaha bisa langsung merasakan dampaknya secara maksimal,” pungkasnya.

#harbolnas-2025 #transaksi-harbolnas #diskon-e-commerce #produk-lokal-harbolnas #target-transaksi-harbolnas #pertumbuhan-ekonomi-digital #promosi-produk-lokal #kontribusi-produk-lokal #peningkatan-tran

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251205/12/1934377/tebar-diskon-pemerintah-bidik-transaksi-rp35-triliun-dari-harbolnas-2025