Entitas Afiliasi RAJA Hanya Bor 6 Sumur pada 2026, Manajemen: Produksi di Atas 50.000 Boepd

Entitas Afiliasi RAJA Hanya Bor 6 Sumur pada 2026, Manajemen: Produksi di Atas 50.000 Boepd

PetroChina akan mengebor 6 sumur di Jambi pada 2026, lebih sedikit dari tahun ini. Meski begitu, produksi dipertahankan di atas 50.000 boepd dengan optimalisasi fasilitas.

(Bisnis.Com) 30/11/25 13:24 55488

Bisnis.com, JAMBI — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah merestui pengeboran enam sumur baru oleh PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL) pada 2026. Jumlah tersebut lebih sedikit dari pengeboran pada tahun ini, yang mencapai sembilan sumur di Wilayah Kerja (WK) Jabung, Provinsi Jambi.

Pemegang saham PetroChina International Jabung adalah PetroChina Company Limited (PetroChina) sebagai pemegang saham mayoritas dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Vice President (VP) Operation PetroChina Khostarosa Andhika Jaya memastikan, meski jumlahnya lebih sedikit, perusahaan akan mempertahankan produksi pada level antara 50.000 hingga 55.000 barel setara minyak per hari (barrels oil equivalent per day/boepd).

“Memang tahun depan enam sumur. Namun, tentunya strategi mempertahankan produksi ini tidak hanya dari drilling, kami melakukan optimalisasi produksi atau pressure optimization dari production facility,” ujarnya kepada wartawan, dikutip pada Minggu (30/11/2025).

Andhika menyebutkan jumlah sumur akan diikuti dengan peningkatan fasilitas dengan menurunkan tegangan yang ada di sumur. Pasalnya tekanan yang tinggi di dalam sumur akan menghambat aliran.

Dengan demikian, perlu peningkatan alat maupun pipa dan kompresor agar produksi dapat terjaga.

Menurutnya, peningkatan produksi tidak hanya harus bergantung pada drilling atau pengeboran baru, tetapi juga juga dengan pengembangan fasilitas tersebut.

“Artinya sumur yang tadinya ketahan [alirannya jika dengan tekanan tinggi], akhirnya bisa bangkit lagi sumur tersebut. Itu adalah strategi dari produksi kami,” lanjutnya.

Andhika menjelaskan, program pada 2026 tersebut akan melanjutkan program sembilan sumur 2025. Pengeboran dilakukan pada wellpad Gemah 12, area yang sama dengan sumur kedelepan dan kesembilan tahun ini, yakni Gemah 81 dan Gemah 85.

Nantinya, pengeboran juga dilakukan dengan Rig yang sama, yakni Rig Bohai 26 dengan kekuatan 750 horsepower. Sumur pertama yang akan dibor adalah North East Betara (NEB) 85 side track.

Rencananya, pengeboran pun akan mulai dilakukan pada awal tahun, begitu sumur kesembilan selesai.

Hingga akhir November ini, PetroChina telah menyelesaikan tujuh dari sembilan sumur. Sementara sumur kedelapan, Gemah 81, diperkirakan akan rampung pada 12 Desember. Kemudian sumur kesembilan, Gemah 85, akan rampung pada 2 Januari 2026 mendatang.

Melansir dokumen resmi public expose PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU), kinerja blok Jabung tercatat rata-rata harian mencapai 49.700 barel setara minyak per hari (barrels of oil equivalent per day/boepd) hingga akhir September 2025.

Dari produksi tersebut, kandungan gas rata-rata sebanyak 20.800 boepd, minyak mentah 5.900 barel minyak per hari, LPG mencapai 15.500 boepd, dan 7.500 barel kondensat per hari.

Selain peningkatan fasilitas, produksi dijaga dengan melakukan workover atau pengerjaan ulang sumur.

Rencananya, workover dilakukan pada 11 sumur menggunakan Rig dengan kekuatan yang lebih rendah, yakni 550 horsepower. Sementara wellservice akan bergantung pada jumlah sumur yang mati.

Adapun untuk target produksi secara total untuk tahun depan, work program and budget (WPNB) 2026 baru saja rampung sehingga Andhika belum dapat menyampaikannya untuk sementara waktu.

#sumur-baru #pengeboran-sumur #produksi-minyak #petrochina-jabung #skk-migas #optimalisasi-produksi #tekanan-sumur #fasilitas-produksi #workover-sumur #produksi-gas #produksi-lpg #rig-bohai-26 #north-e

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251130/44/1932857/entitas-afiliasi-raja-hanya-bor-6-sumur-pada-2026-manajemen-produksi-di-atas-50000-boepd