Pemerintah Siapkan KUR Rp10 Triliun untuk Pembiayaan Ekonomi Kreatif di 2026
Pemerintah siapkan KUR Rp10 triliun untuk ekonomi kreatif 2026, tiap usaha bisa akses hingga Rp500 juta. Fokus pada IP sebagai jaminan dan target investasi Rp146 miliar.
(Bisnis.Com) 28/11/25 13:07 53698
Bisnis.com, DENPASAR – Pemerintah menyiapkan program pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha ekonomi kreatif. KUR ini sudah bisa diakses oleh pelaku ekonomi kreatif mulai 2026
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menjelaskan setiap pelaku usaha ekraf bisa mengakses pembiayaan hingga Rp500 juta. “Kami siapkan plafon pembiayaan Rp10 triliun pada 2026, setiap perusahaan bisa mengakses pembiayaan hingga Rp500 juta,” jelas Riefky di acara Tren Maker Summit 2025, Kamis (27/11/2025).
Untuk mengakses pembiayaan KUR, pelaku usaha ekonomi kreatif tetap terikat pada aturan, jika ingin mengambil pembiayaan di bawah Rp100 juta, tidak membutuhkan jaminan aset, akan tetapi jika mengakses pembiayaan lebih dari itu, hingga Rp500 juta misalnya, penjaminan harus disertakan.
Riefky menjelaskan pemerintah mendorong bled agar kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) bisa menjadi jaminan untuk mengambil pembiayaan. “Sampai saat IP baru digunakan untuk jaminan pendamping, ini juga sebuah kemajuan setelah kami berbicara dengan Kementerian Keuangan, OJK,” kata Riefky.
Pembiayaan KUR diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di 2026 di seluruh Indonesia khususnya di daerah prioritas, karena pemerintah telah menetapkan 15 daerah prioritas pengembangan ekonomi kreatif, salah satunya Bali.
Riefky menjelaskan Bali menargetkan ekonomi kreatif menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru selain pariwisata yang selama ini terlalu dominan. Ia menyebut sudah berkomunikasi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster membahas strategi pengembangan ekonomi kreatif di Bali.
Selain mendorong melalui pembiayaan, pengembangan ekonomi kreatif secara nasional akan didorong melalui investasi, Menteri Ekraf menyebut target investasi di sektor ekonomi kreatif pada 2026 mencapai Rp146 miliar. Strategi untuk mencapai investasi tersebut dilakukan melalui forum bisnis skala global,komersialisasi IP ekonomi kreatif dan strategi lainnya.
“Mendorong industri films, games dan aplikasi semakin berkembang di 2026, karena Indonesia memiliki potensi besar pada industri tersebut,” kata Riefky.
Riefky juga menjelaskan event Trend Maker Summit 2025 memainkan peran penting dalam memberikan wawasan untuk tahun 2026 dan menyoroti trend dan inovasi yang sedang berkembang di Indonesia.
Summit ini lebih dari sekadar forum. Ini adalah komitmen terhadap inovasi dan masa depan ekonomi kreatif Indonesia.
"Saya mengapresiasi Katadata dan OMG atas inisiatifnya menyelenggarakan acara Trend Maker Summit 2025. Ini penting karena bagaimana semua pihak termasuk Katadata, OMG, pemerintah, akademisi, kita semua punya semangat yang sama yaitu bagaimana Indonesia IP bisa go global," kata Teuku Riefky.
#kur-ekonomi-kreatif #pembiayaan-ekonomi-kreatif #kur-2026 #ekonomi-kreatif-indonesia #pembiayaan-usaha-kreatif #plafon-kur-2026 #jaminan-ip #pertumbuhan-ekonomi-kreatif #daerah-prioritas-ekonomi-kreat