PetroChina Jabung Hemat US$5,6 Juta dari Pengeboran Sumur Sepanjang 2025

PetroChina Jabung Hemat US$5,6 Juta dari Pengeboran Sumur Sepanjang 2025

PetroChina Jabung menghemat US$5,6 juta dari pengeboran 7 sumur di 2025, berkat efisiensi material, kontrak, dan operasi. Target efisiensi berlanjut di 2026.

(Bisnis.Com) 27/11/25 12:25 52246

Bisnis.com, JAMBI — PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL) berhasil menghemat biaya operasional senilai US$5,6 juta atau setara Rp92,96 miliar (kurs Rp16.600 per dolar AS) dalam pengeboran sumur sepanjang 2025.

Drilling Supervisor PCJL Muhammad Zukhri menyampaikan, efisiensi tersebut merupakan hasil langkah penghematan dalam melakukan pengeboran tujuh sumur pada tahun ini.

“Total tujuh sumur yang sudah kami selesaikan, alhamdulillah ada penghematan biaya sekitar US$5,6 juta dolar sekitar 14% dari budget,” ujarnya kepada wartawan saat berkunjung ke Gemah 81, Rabu (26/11/2025).

Saat ini, PetroChina telah memasuki pengeboran di lokasi kedelapan, yakni RIG 26 Gemah 81, dari total sembilan sumur yang rencananya dilakukan pengeboran pada tahun ini.

Bahkan dari sejumlah perusahaan migas yang ada di Sumatra, Zukhri mengklaim bahwa PetroChina termasuk ke dalam 10 besar dengan biaya pengeboran paling rendah.

Berdasarkan data perusahaan, lokasi sumur ketujuh bahkan berhasil menghemat biaya hingga 37% dari alokasi yang sudah ditentukan.

Efisiensi tersebut berasal dari langkah penghematan penggunaan material, efisiensi kontrak, dan operasi pengeboran.

Dari sisi penggunaan material, pihaknya berusaha sehemat mungkin menggunakan pipa casing dan bahan-bahan kimia sebagai material lumpur.

Penghematan dari sisi operasional berhasil karena tim dapat menyelesaikan pengeboran lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. Sementara dari sisi kontrak, PetroChina memilah kontrak yang paling memungkinkan memberikan pelayanan terbaik kepada perusahaan.

“Segi operasional, dari desain misalnya, kami coba ngebor selama 25 hari [ternyata] Alhamdulillah kami bisa selesai lebih cepat,” tambahnya.

Adapun penghematan juga muncul dengan keberhasilan perusahaan mewujudkan zero accident di lokasi pengeboran.

Perbedaan jumlah biaya yang berhasil PetroChina tersebut pada dasarnya bergantung karakteristik batuan pada lokasi pengeboran.

Pada kesempatan yang sama, Drilling Superintendent PetroChina Kanuga Winarga berharap, penghematan dapat terus berlanjut pada tahun depan hingga mencapai titik paling efisien.

“Jadi enggak mungkin kami melakukan pengeboran dengan semurah mungkin. Jadi akan ada titik optimum antara efisien dan operasi serta pencapaian target yang kami tuju,” jelasnya.

Saat ini biaya pengeboran untuk setiap sumur di darat memakan anggaran sekitar US$5 juta hingga US$7 juta, bergantung pada dekat jauhnya lokasi dari pusat kota. Sementara biaya pengeboran di offshore atau laut, dapat mencapai dua kali lipat dari biaya di darat.

Melansir dokumen resmi public expose PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU), kinerja blok Jabung tercatat rata-rata harian mencapai 49.700 barel setara minyak per hari (barrels of oil equivalent per day/boepd) hingga akhir September 2025.

Dari produksi tersebut, kandungan gas rata-rata sebanyak 20.800 boepd, minyak mentah 5.900 barel minyak per hari, LPG mencapai 15.500 boped, dan 7.500 barel kondensat per hari.

Produksi aktual dari blok ini tercatat di bawah target tahun ini, karena adanya perbaikan beberapa surface fasilities.

#petrochina-jabung #pengeboran-sumur #efisiensi-biaya #penghematan-operasional #biaya-pengeboran #sumur-minyak #drilling-supervisor #efisiensi-material #zero-accident #biaya-operasional #pengeboran-cep

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251127/44/1932156/petrochina-jabung-hemat-us56-juta-dari-pengeboran-sumur-sepanjang-2025