Penanaman Bibit Pohon di 4 Provinsi untuk Mitigasi Bencana dan Restorasi Ekosistem Hulu
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama unsur pentaheliks melaksanakan penanaman bibit pohon serentak di 4 provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah,... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 23/11/25 15:47 47272
BOGOR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama unsur pentaheliks melaksanakan penanaman bibit pohon serentak di 4 provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,dan Banten. Puncak kegiatan berlangsung di Eiger Adventure Land, Desa Sukagalih,Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (21/11/2025).Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional penanaman vegetasi untuk mitigasi bencana. Sebanyak 123.320 bibit pohon ditanam di Jawa Barat dalam rangka program Penanaman Vegetasi untuk Mitigasi bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia.
Program ini sejalan dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo dalam penguatan ketahanan lingkungan, rehabilitasi lahan kritis, dan pembangunan infrastruktur hijau sekaligus memperkuat ekosistem hulu sebagai fondasi mitigasi bencana nasional.
Kegiatan di Eiger Adventure Land dihadiri Menteri Koordinator Bidang PembangunanManusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, serta Direktur Utama Eiger Adventure Land Imanuel Wirajaya.
Pratikno menuturkan bencana terus menimbulkan banyak penderitaan bagi masyarakat. Dalam satu tahun terakhir, tercatat 389 kejadian bencana di Jawa Barat didominasi banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor. Dia menekankan masih banyak wilayah lereng dan daerah aliran sungai (DAS) yang belum ditanami vegetasi berakar keras, sehingga memicu longsor dan sedimentasi.
“Dalam satu tahun, Indonesia mengalami sekitar 3.000 kejadian bencana dan 93% di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Penanaman ini memadukan vegetasi bernilai ekologis dan ekonomis agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang,” ujar Pratikno.
“Momentum Hari Pohon Sedunia mengingatkan kita bahwa pohon bukan sekadar elemen estetika dalam lanskap, tetapi penopang ekosistem dan benteng pertama ketika bencana datang,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang bergabung secara daring di Wonosobo, Jawa Tengah.
Dari perspektif risiko bencana, Kabupaten Bogor tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi ekowisata, tetapi juga sebagai bagian dari solusi mitigasi bencana. Kawasan ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui pendekatan ekowisata dan restorasi ekologis.
Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam mengatakan, Indonesia mengalami kerugian akibat bencana mencapai Rp22 triliun per tahun. Luas lahan kritis di Indonesia saat ini mencapai 12,3 juta hektare dengan sekitar 811 ribu hektare berada di DAS Ciliwung dan DAS Citarum.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Kabupaten Bogor merasa terhormat menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan Hari Pohon Sedunia. “Pelaksanaan penanaman bukan hanya di Eiger Adventure Land, tetapi kami melakukan penanaman pohon di 9 lokasi serta seluruh daerah aliran Sungai Cikeas, Ciliwung, dan beberapa daerah aliran sungai lainnya,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi semangat bagi Pemkab Bogor untuk tidak berjalan sendiri melainkan dengan dukungan kementerian, BNPB, serta pihak swasta dan pelaku usaha dalam membangun ketahanan lingkungan bersama. Sebagai kawasan yang berada langsung di hulu DAS Ciliwung, Eiger Adventure Land diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana konservasi lingkungan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat.
Sebagai lokasi puncak kegiatan penanaman vegetasi di Jawa Barat, Eiger Adventure Land diapresiasi akan peran pentingnya sebagai kawasan ekowisata yang berfokus pada konservasi dan perbaikan ekosistem hulu.
Direktur Utama Eiger Adventure Land Imanuel Wirajaya berharap destinasi ini dapat menghadirkan ekowisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman wisata alam, tetapi juga membuka jalan bagi upaya restorasi melalui pengembalian fungsi ekologis.
Melalui kolaborasi pentaheliks antara swasta, pemerintah, akademisi, komunitas, dan media, pihaknya ingin menjadikan kawasan ini sebagai contoh nyata bahwa ekowisata yang selaras dengan pelestarian alam dapat memberikan kontribusi nyata bagi mitigasi bencana sekaligus inspirasi generasi mendatang.
“Kami telah lebih dari 36 tahun menemani generasi muda mencintai alam, komitmen itu diwujudkan melalui pembangunan Eiger Adventure Land pada 2017, kawasan ekowisata berkelanjutan di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) seluas 253,66 hektare dan lahan kritis PTPN I Regional 2 seluas 73,23 hektare,” ujarnya.
Dengan semangat restorasi, kawasan ini telah menanam lebih dari 100 ribu pohon dan 8 juta tanaman semak untuk memulihkan ekosistem agar kembali berfungsi dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat.
(jon)
#penanaman-bibit-pohon #pohon #mitigasi-bencana #tanam-pohon