Studi Ungkap Konsumsi Alkohol Bisa Picu Pendarahan Otak di Usia Muda
Studi ungkap konsumsi alkohol berlebihan picu pendarahan otak di usia muda, meningkatkan risiko stroke hemoragik. Kurangi alkohol untuk cegah bahaya ini.
(Bisnis.Com) 09/11/25 20:45 32950
Bisnis.com, JAKARTA - Rasa pusing atau hangover setelah minum alkohol mungkin sering dianggap sepele.
Namun, sebuah studi terbaru mengingatkan bahwa dampak alkohol ternyata jauh lebih serius dari sekadar sakit kepala keesokan hari.
Studi menemukan bahwa konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko pendarahan otak atau brain bleed, bahkan terjadi lebih cepat di usia muda dibanding mereka yang tidak mengonsumsi alkohol secara intens.
Temuan ini memunculkan kekhawatiran baru mengenai kebiasaan minum alkohol, terutama di kalangan generasi muda yang mulai menjadikan minum sebagai bagian dari gaya hidup sosial.
Menurut peneliti, alkohol dalam jumlah besar dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan mengganggu mekanisme pembekuan darah.
Dampaknya, dinding pembuluh darah di otak menjadi lebih rapuh dan mudah pecah. Kondisi ini dikenal sebagai cerebral hemorrhage, salah satu jenis stroke yang paling mematikan karena terjadi secara tiba-tiba dan sering tidak memberi gejala awal yang jelas.
Studi terbaru penelitian oleh Mass General Brigham yang dimuat dalam Medical Xpress, menunjukkan riwayat kesehatan ribuan pasien yang mengalami pendarahan otak atau stroke hemoragik.
Hasilnya menunjukkan, mereka yang mengonsumsi alkohol secara berat lebih dari 3 hingga 4 gelas per hari memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami pecahnya pembuluh darah di otak pada usia yang lebih muda.
Tak hanya itu, konsumsi alkohol berat dalam jangka panjang juga menyebabkan penyusutan volume otak, gangguan fungsi kognitif, hingga penurunan kemampuan motorik.
Menariknya, penelitian mencatat bahwa risiko ini tidak hanya ditemukan pada pecandu alkohol, tetapi juga pada mereka yang rutin minum dalam kadar tinggi pada akhir pekan atau saat pesta.
Para ahli menekankan pentingnya kesadaran sejak dini, mengingat perdarahan otak bukan hanya terjadi pada usia lanjut. Mengurangi konsumsi alkohol, menjaga tekanan darah, serta menjalani pola hidup sehat menjadi langkah pencegahan utama. (Nanda Duhaya)
#konsumsi-alkohol #pendarahan-otak #risiko-alkohol #alkohol-berlebihan #cerebral-hemorrhage #stroke-hemoragik #pembuluh-darah-otak #generasi-muda-alkohol #gaya-hidup-sosial-alkohol #tekanan-darah-tingg