Desa di Ngada NTT Ekspor 15 Ton Kopi ke Thailand Bernilai Rp1,65 Miliar

Desa di Ngada NTT Ekspor 15 Ton Kopi ke Thailand Bernilai Rp1,65 Miliar

Desa Sejahtera Astra Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) sukses mengekspor 15 ton kopi senilai Rp1,65 miliar ke Thailand. Keberhasilan itu merupakan... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 09/11/25 17:17 32843

NTT - Desa Sejahtera Astra Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) sukses mengekspor 15 ton kopi senilai Rp1,65 miliar ke Thailand. Keberhasilan itu merupakan komitmen Astra Ekonomi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa.

Pelepasan ekspor ini diresmikan oleh Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal RI Yusra didampingi Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim IPB University Ernan Rustiandi.

Serta Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti. Turut hadir pula perwakilan pemerintah kecamatan dan desa setempat serta tokoh adat Kampung Adat Ekoheto. Presiden Direktur PT Astra International Tbk adalah Djony Bunarto Tjondro.

“Kegiatan ini mencerminkan komitmen kami dalam mendampingi masyarakat desa agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Sinergi antara masyarakat, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menghadirkan produk bernilai tambah dari desa. Melalui inisiatif ekspor komoditas kopi ini, kami berharap dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat rantai nilai pertanian dari hulu ke hilir,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, Minggu (9/11/2025).

Program Desa Sejahtera Astra Bajawa merupakan hasil kolaborasi Astra dan IPB University sejak 2024 untuk membangun ekosistem bisnis kopi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia. Melalui program ini, kapasitas petani diperkuat, regenerasi pelaku usaha tani didorong, dan akses pasar untuk komoditas unggulan lokal diperluas.

Hingga saat ini, sebanyak 204 masyarakat desa telah terlibat dalam program, dengan peningkatan pendapatan petani kopi mencapai 72%, penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 54 orang, serta 100% produk kopi terserap pasar. Dua penggerak muda, Bernard Suryanto Langoday dan Donatus Philipus Kabe, menjadi contoh nyata regenerasi petani muda di Bajawa.

Langkah ekspor ke Thailand menjadi tonggak penting bagi kopi Bajawa dalam menembus pasar internasional. Penerapan standar Good Agricultural Handling Practices (GAHP) serta dukungan pelatihan dari IPB University memungkinkan petani menghasilkan kopi berkualitas tinggi dengan cita rasa khas dataran tinggi Flores.

Selain itu, peresmian rumah pengering kopi (greenhouse) menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi kopi, sekaligus mendorong masyarakat desa mengembangkan inovasi produk turunan kopi.

Sejak diluncurkan pada 2018, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.280 desa di 35 provinsi di Indonesia. Sebanyak 468 desa berhasil melakukan ekspor dengan total valuasi Rp349 miliar (2020–2024). Selain itu, Astra telah membina lebih dari 19.000 UMKM melalui Yayasan Astra dan Grup Bisnis Astra.

Inisiatif ini menegaskan semangat Astra dalam kolaborasi multipihak untuk memperluas akses pasar bagi produk unggulan desa, mendorong kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
(cip)

#ngada-ntt #kabupaten-ngada-ntt #ekspor-kopi #perdesaan #grup-astra

https://daerah.sindonews.com/read/1642211/174/desa-di-ngada-ntt-ekspor-15-ton-kopi-ke-thailand-bernilai-rp165-miliar-1762683096