Kisah Penyamaran Untung Surapati, dari Jualan Sirih hingga Kumpulkan Pasukan Pejuang di Batavia
Segala cara dilakukan para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan. Seperti Untung Surapati menyamar sebagai penjual daun sirih untuk mengelabuhi penjajah Belanda.... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 07/11/25 06:47 30526
SEGALA cara dilakukan para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan, salah satunya melakukan penyamaran mengelabui penjajah. Untung Surapati, Pahlawan Nasional nekat menyamar sebagai penjual daun sirih usai jadi buronan VOC Belanda.Kala itu, Untung Suropati menjadi satu dari beberapa orang yang selamat saat bentrok dengan tentara VOC Belanda. Sedangkan kawan-kawannya sudah gugur di medan perang.
Kekalahan persenjataan membuat pasukan Untung Surapati babak belur. Meski demikian, Untung Surapati selamat dari berondongan peluru pasukan VOC Belanda dan melarikan diri. Untung Surapati melarikan diri ke rerimbunan rumput ilalang dan bersembunyi di hutan belantara, yang membuat pasukan Belanda kesulitan mengendus jejaknya.
Untung Surapati tak pernah gentar dan takut sekalipun ia pernah kalah melawan VOC Belanda. Perlawanannya kian kuat, hingga ia memilih kembali ke ibu kota Batavia menyamar sebagai penjual daun sirih. Penyamaran ini tentu bukan tanpa alasan, yakni untuk menggalang dukungan massa dari rakyat kecil dan budak.
Dikutip dari "Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati: Kisah Hidup dan Sejarah Untung Surapati Sejak Jadi Budak hingga Pahlawan", Untung Surapati menggalang dukungan untuk melanjutkan perjuangannya melawan kesewenang-wenangan VOC Belanda.
Di Batavia itu pula, Untung Surapati dikisahkan juga mengunjungi sanak kerabat dan beberapa kawan-kawannya. Di sana pertemuan tatap muka pertama Untung Surapati dengan mereka acap kali menangis. Sebab mereka bisa melihat kembali Untung Surapati yang dikira sudah gugur.
Upaya Untung di dalam menggalang massa cukup berhasil. Babad Trunajaya-Surapati menjelaskan bahwa massa yang digalang oleh Untung mencapai 30 orang budak. Mereka meninggalkan kota dengan membawa senjata, menuju padang ilalang yang merupakan tempat persembunyian Untung.
Lambat-laun, orang-orang yang ingin mengikuti perjuangan Untung di dalam melawan kekuasaan VOC terus bertambah jumlahnya. Mereka datang di padang ilalang itu baik secara perseorangan maupun berkelompok.
Dengan kedatangan mereka, anggota pasukan Untung Surapati semakin hari semakin banyak. Sungguh pun kuantitas anggota pasukan Untung tidak menjamin tingkat keahliannya di dalam berperang. Mengingat latar belakang mereka bukan tentara, melainkan budak belian.
Sementara bagi pihak VOC semakin khawatir dengan gerakan Untung yang belum diketahui tempat persembunyiannya. Sebab itu, para pembesar VOC berunding untuk mencari tempat persembunyian Untung beserta pengikutnya.
Sehingga muncul suatu pengumuman dari Edele Heer Moor, bahwa barang siapa yang berhasil menangkap Untung Surapati baik hidup maupun mati akan mendapatkan hadian besar dan pangkat lebih tinggi.
(shf)
#menyamar #cerita-pagi #penjajah-belanda #pahlawan #untung-suropati