Bocoran Calon Bank Syariah Baru selain BSN dan CIMB Niaga Syariah dari OJK

Bocoran Calon Bank Syariah Baru selain BSN dan CIMB Niaga Syariah dari OJK

OJK mengungkapkan ada bank lain yang berpeluang melakukan spin-off unit usaha syariah hingga 2026, selain BTN dan CIMB Niaga.

(Bisnis.Com) 04/11/25 18:03 27384

Bisnis.com, SURABAYA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perkembangan terbaru terkait bank yang akan segera menyusul PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) melakukan pemisahan unit usaha syariah (UUS) atau spin-off.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebut selain BBTN dan BNGA, akan ada satu bank lain yang melakukan pemisahan unit usaha syariah.

Dian menyebut secara keseluruhan, setidaknya akan ada tiga bank yang melakukan spin off usaha syariah hingga awal 2026 mendatang, termasuk BBTN dan BNGA. Meski demikian, Dian enggan menyebutkan satu nama bank lain yang akan melakukan spin off tersebut.

"Ini masih kita sedang bicarakan dulu, tahunnya kapan, akan diumumkan kapan, dan lain-lainnya," jelasnya saat ditemui di sela-sela acara Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah Tahun 2025 di Surabaya pada Selasa (4/11/2025).

Dian mengungkapkan pembicaraan lebih lanjut terkait aksi korporasi bank tersebut akan terjadi pada kuartal I/2026. Dia mengatakan penambahan bank syariah baru tersebut ditargetkan dapat meningkatkan pertumbuhan aset secara signifikan.

Adapun, dia menambahkan ada satu bank lain yang tengah menjajaki opsi spin off bisnis syariahnya. Meski demikian, dia tidak memperinci timeline rencana spin off yang akan dilakukan bank tersebut. "Nanti salah satunya emiten. Jadi, itu ada sekitar dua sekarang yang masih dalam penjajakan," tambahnya.

Dia melanjutkan, proses spin off yang dilakukan BBTN dan BNGA akan berdampak positif bagi industri perbankan syariah RI. Dia juga optimistis aksi tersebut akan menghasilkan dua bank umum syariah (BUS) yang optimal.

"Kita berharap proses spin-off yang sedang dilakukan oleh BBTN dan BNGA nantinya akan menghasilkan dua BUS dengan kapasitas yang cukup besar untuk menguatkan struktur industri perbankan syariah," katanya

Dian melanjutkan, perbankan syariah mampu tumbuh dan berkontribusi positif terhadap perbankan nasional. Hal tersebut salah satunya terlihat dari pertumbuhan aset industri perbankan syariah yang mencapai 8,15% year on year (yoy) menjadi Rp975,9 triliun pada Agustus 2025.

Sementara itu, pertumbuhan dari sisi pembiayaan tercatat mencapai 8,13% (yoy) menjadi Rp 670,8 triliun. Kemudian, dana pihak ketiga (DPK) tercatat meningkat 7,37% menjadi Rp 757,2 triliun.

"Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, saya optimis bahwa aset perbankan syariah pada akhir September 2025, untuk pertama kalinya akan menembus Rp1.000 triliun," jelas Dian.

#bank-syariah-baru #spin-off-bank-syariah #ojk-bank-syariah #bank-syariah-indonesia #pertumbuhan-bank-syariah #aset-bank-syariah #pembiayaan-syariah #dana-pihak-ketiga-syariah #industri-perbankan-syari

https://finansial.bisnis.com/read/20251104/231/1926035/bocoran-calon-bank-syariah-baru-selain-bsn-dan-cimb-niaga-syariah-dari-ojk