SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Capaian membanggakan ditorehkan SMP Islam Amalina Tangerang Selatan di ajang Education Sustainable Development (ESD) Symposium yang digelar di Malaysia 23-24 Juni... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 25/06/26 23:17 260135
MALAYSIA - Capaian membanggakan ditorehkan SMP Islam Amalina Tangerang Selatan di ajang Education Sustainable Development (ESD) Symposium yang digelar di Malaysia 23-24 Juni 2026. Pada event internasional tahunan tersebut, SMP Islam Amalina mengirimkan dua tim dengan dua project unggulan.Pertama, project Piezoelectric Shoes berupa inovasi pemanfaatan energi kinetik dari langkah kaki menjadi energi listrik ramah lingkungan. Kedua, project EcoSoap: Sustainable Soap from Used Cooking Oil yaitu daur ulang minyak jelantah menjadi sabun untuk mengurangi pencemaran lingkungan.
Pada event yang diikuti 21 sekolah tingkat SMP -SMA dari 3 negara, Malaysia, India dan Indonesia tersebut, project Piezoelectric Shoes yang dibuat oleh Kevan Abrar Virendra, Keanu Arka Alfabian, Azka Aqilla Handiyana dan Fathar Albar Nugroho ditetapkan oleh Dewan Juri sebagai Most Innovative Eco Project.
Sedangkan project EcoSoap dibuat oleh Alisha Zaila Pramudita, Aidil Cahyo Miftakhudin, Balqis Aqilah Defaniko, dan Maliq Maheswara P.I. Kedelapan partisipan ini adalah siswa kelas 7 SMP Islam Amalina, Tangerang Selatan.

Para siswa SMP Islam Amalina foto bersama bersama peserta ESD Symposium, para juri dan panitia
“Penghargaan Most Innovative Eco Project yang diraih oleh project Piezoelectric Shoes merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi SMP Islam Amalina dan Indonesia. Prestasi ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan kepedulian terhadap isu keberlanjutan yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Kepala Sekolah SMP Islam Amalina Fendra Kusnuryadi kepada SindoNews, Kamis (25/6/2026).
ESD Symposium adalah ajang internasional yang mempertemukan siswa, guru, praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk mempresentasikan project project inovatif yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Green Growth Asia Foundation sebagai bagian dari program Eco-Schools di Malaysia. Acara dilaksanakan di Menara Public Bank, Kuala Lumpur selama dua hari.
Puluhan partisipan dari berbagai sekolah memamerkan project masing masing di booth yang sudah disediakan panitia. Dewan Juri berkeliling ke setiap booth untuk melakukan tanya jawab kepada peserta terkait proyek unggulan masing masing. Tim project Piezoelectric Shoes mengusung tema Bali di booth. Sedangkan tim project EcoSoap mengenakan batik sebagai ciri khas Indonesia.

Tim project Eco-Soap SMP Islam Amalina foto bersama juri dan guru pembimbing di depan booth
Puncak acara awarding ceremony dihadiri oleh pejabat kementerian pendidikan Malaysia. Terdapat 7 penghargaan yang diberikan kepada pemenang ESD Symposiun. Yaitu Best Overall Eco Project, Most Innovative Eco Project (yang dimenangkan SMP Islam Amalina), Best Green Initiative, Best Presentation, Judges Choice Award, Best Community Engagement, dan terakhir Most Impactful Eco Project Award. Para pemenang di kategori ini berhak mendapatkan sertifikat, tropi dan uang tunai sebesar RM 500.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada sekolah berupa Green Flag Award, Teacher Recognition Award dan JPN Recognition Award.
“Kami mengapresiasi kerja keras para murid, guru pembimbing dan orang tua yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pemikirannya untuk menghadirkan inovasi yang bermanfaat. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus berani bermimpi, berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tambah Fendra yang ikut mendampingi tim SMP Islam Amalina di Kuala Lumpur.
(cip)
#siswa-smp #kompetisi-internasional #pelajar-indonesia #inovasi-siswa #terima-penghargaan