DKP Ungkap Kendala Budidaya Lobster Laut di Perairan Sumbar
DKP Sumbar menghadapi kendala budidaya lobster laut karena sulitnya mendapatkan benih bening lobster (BBL) dan kurangnya kerjasama perdagangan dengan buyers.
(Bisnis.Com) 25/06/26 09:22 259203
Bisnis.com, PADANG - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatra Barat menyebutkan ada sejumlah kendala untuk menjalankan keberlangsungan budidaya lobster laut yang ada di daerah itu meski ada potensi besar yang bisa digarap.
Kepala DKP Sumbar Syefdinon mengatakan sebelumnya telah dilakukan uji coba budidaya lobster laut di wilayah perairan Kabupaten Pesisir Selatan, dan belum mendapatkan hasil yang baik, karena secara kualitas lobster laut yang dibudidaya itu belum itu, belum memenuhi syarat ekspor.
“Pasar ekspor untuk lobster laut ini sangat bagus, sejauh ini telah banyak lobster laut di Sumbar yang diekspor, dan bahkan kebutuhan ekspor tersebut masih terus ada. Artinya potensi pasar ada, tetapi dari Sumbar terkendala untuk memasok lobster laut ke buyers nya,” kata Dinon kepada Bisnis, Rabu (24/6/2026).
Dia menjelaskan melihat dari hasil budidaya itu, ada sejumlah kendala untuk bisa membuat budidaya lobster ini bisa dilakukan secara berkelanjutan, sehingga bisa mendapatkan kondisi lobster yang dibudidaya tersebut, layak untuk mengisi pasar global.
Kendala yang dimaksud, mulai dari sulitnya untuk menyediakan benih bening lobster (BBL), karena di dalam aturan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tidak diperbolehkan adanya perdagangan benih lobster laut itu. Artinya, untuk mendapatkan benih lobster itu tidak bisa dibeli, sementara kebutuhan BBL bersifat berkelanjutan.
“Budidaya lobster ini bisa dikembangkan, asalkan BBL nya tersedia dengan baik. Jadi apabila pembudidaya yang butuh BBL tidak mengajukan ke DKP, lalu akan diberikan secara gratis. Nah, untuk pengadaan BBL ini yang belum ada di Sumbar,” sebutnya.
Menurutnya meski DKP punya UPTD balai benih ikan, untuk mendapatkan bibitnya itu menjadi kendala yang belum ada solusinya saat ini. Akan tetapi, Dinon berpendapat, budidaya lobster bisa dilakukan di perairan Sumbar ini, bukan dimulai dari ukuran benih, tapi bersifat pembesaran lobster yang berukuran kecil, dan apabila sudah memiliki ukuran yang layak jual atau ekspor, barulah dipanen dari tambak.
“Jadi mengingat benih lobster dilarang perdagangannya, yang bisa dilakukan pembudidaya adalah untuk membesarkan lobster yang memiliki bobot masih kecil dan belum layak jual. Ditampung dulu, di kasih pakan di dalam tambak, tunggu tumbuh besar, ketika sudah punya bobot yang bagus, baru dijual. Pemasoknya bisa dari nelayan,” ujarnya.
Kemudian persoalan lainnya, jika pun budidaya dilakukan yang seperti itu, akan sulit untuk bisa bagi pembudidaya mendapatkan lobster dalam jumlah yang banyak dari nelayan. Padahal, kalau keperluan budidaya membutuhkan lobster yang banyak, dan berharap dari tangkapan nelayan, secara volume akan sulit didapatkan dalam jumlah besar.
Oleh karena itu, Dinon menegaskan untuk melakukan budidaya lobster ini, memang perlu dikaji lagi, mulai dari soal sumber benih atau BBL nya, apakah akan ada secara berkelanjutan.
Selain itu, lanjut Dinon, perlu juga ada pembahasan, terkait aturan yang memperbolehkan bagi pembudidaya untuk mendapatkan benih lobster yang diperdagangan secara legal atau berizin.
Selanjutnya, pemerintah perlu hadir dalam perdagangan lobster ini, karena sampai saat ini belum ada kerjasama yang tertulis di atas kertas antara pemerintah dengan buyers, sehingga perdagangan lobster hasil tangkapan nelayan dilakukan secara bebas oleh buyers, dan membuat harga lobster belum mendapatkan harga yang sesuai pasar.
“Kedepan, tentu kami akan wujudkan budidaya lobster laut ini bisa terus berlangsung di perairan Sumbar, seperti di Mentawai dan Kabupaten Pesisir Selatan, dengan catatan kendala-kendala yang ada saat ini, ada solusinya, tanpa ada merugikan pihak manapun,” tutupnya.
#budidaya-lobster #lobster-laut #perairan-sumbar #kendala-budidaya #benih-bening-lobster #pasar-ekspor-lobster #pembesaran-lobster #dkp-sumbar #kkp-aturan-lobster #nelayan-lobster #potensi-pasar-lobste