Kevin Warsh Mulai Reformasi The Fed, Bentuk 5 Gugus Tugas Kebijakan Moneter

Kevin Warsh Mulai Reformasi The Fed, Bentuk 5 Gugus Tugas Kebijakan Moneter

Ketua The Fed, Kevin Warsh, membentuk lima gugus tugas untuk mereformasi kebijakan moneter, fokus pada komunikasi, data, produktivitas, dan inflasi.

(Bisnis.Com) 18/06/26 02:15 252702

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh memulai langkah reformasi bank sentral Amerika Serikat (AS) dengan membentuk lima gugus tugas (task force) yang akan mengkaji berbagai aspek utama pelaksanaan kebijakan moneter, mulai dari strategi komunikasi hingga dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap perekonomian.

Pengumuman tersebut disampaikan Warsh dalam konferensi pers pertamanya usai rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (17/6/2026) waktu setempat atau Kamis (18/6/2026) dini hari, yang juga memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan federal funds rate pada kisaran 3,50%-3,75%.

"Topik-topik tersebut sangat relevan dengan situasi saat ini, memiliki konsekuensi yang besar, dan layak untuk ditinjau dengan perspektif baru," kata Warsh.

Lima satuan tugas tersebut masing-masing akan berfokus pada komunikasi The Fed, neraca keuangan bank sentral, penggunaan dan ketergantungan terhadap sumber data yang ada, produktivitas dan lapangan kerja di tengah era transformasi, serta kerangka kebijakan inflasi.

Menurut Warsh, masing-masing gugus tugas akan melibatkan sejumlah pemikir terbaik, baik dari kalangan profesi ekonomi maupun dari luar profesi tersebut. Mereka juga akan didukung oleh para spesialis dari jajaran staf The Fed.

"Dan mereka akan mengemban mandat yang sederhana dan jelas: memulai dari prinsip-prinsip dasar, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sulit, menelaah praktik yang berlaku saat ini, mempertimbangkan berbagai alternatif, dan pada akhirnya mengusulkan langkah-langkah selanjutnya untuk dipertimbangkan oleh para pembuat kebijakan," ujarnya.

Warsh mengatakan gugus tugas yang menangani komunikasi The Fed akan melanjutkan pembahasan yang telah dilakukan sejak musim panas tahun lalu terkait penyempurnaan bentuk dan fungsi komunikasi bank sentral. Tim tersebut juga diharapkan dapat mengusulkan perubahan yang telah dipertimbangkan secara matang terhadap Summary of Economic Projections (SEP).

Adapun satuan tugas yang berfokus pada kebijakan neraca keuangan akan mengkaji manfaat dan risiko rezim cadangan yang berlaku saat ini serta mengevaluasi berbagai kerangka alternatif dalam pelaksanaan operasional kebijakan moneter.

Sementara itu, gugus tugas di bidang data akan mengevaluasi sumber informasi baru dan mempertimbangkan perubahan metodologi guna meningkatkan kualitas pengumpulan data. Tujuannya adalah menyediakan informasi yang lebih akurat, relevan, mutakhir, dan dapat ditindaklanjuti bagi para pembuat kebijakan.

Warsh juga menaruh perhatian terhadap perkembangan teknologi. Satuan tugas yang menangani produktivitas dan lapangan kerja akan mengkaji laju perkembangan, jangkauan, serta dampak ekonomi dari teknologi terbaru, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sekaligus mengeksplorasi implikasinya terhadap pencapaian mandat lapangan kerja dan pengendalian inflasi The Fed.

Selain itu, gugus tugas yang menangani kerangka kebijakan inflasi akan mengkaji faktor-faktor pendorong inflasi berdasarkan prinsip-prinsip mendasar dan menimbang berbagai gagasan yang dapat digunakan untuk menjaga stabilitas harga di tengah perubahan struktur ekonomi.

Warsh menegaskan pembentukan lima gugus tugas tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan Federal Reserve tetap mampu menjalankan mandatnya secara efektif dan berorientasi pada masa depan.

"Setiap satuan tugas akan mengemban tujuan yang sama, yang dianut oleh seluruh pihak yang duduk bersama saya di meja itu selama beberapa hari terakhir, yakni mewujudkan Federal Reserve yang memiliki pemahaman yang jernih terhadap misinya, mampu menjalankan fungsinya secara efektif, dan berorientasi pada masa depan," katanya.

Selain membentuk lima gugus tugas, Warsh juga mulai mengubah pendekatan komunikasi The Fed. Dia mengatakan pernyataan kebijakan terbaru dibuat lebih singkat dan sederhana serta tidak lagi memuat forward guidance atau panduan arah kebijakan ke depan yang dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi kebijakan saat ini.

Dalam rapat FOMC yang sama, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50%-3,75%. Dalam proyeksi ekonomi terbaru, PDB riil AS diperkirakan tumbuh 2,2% pada tahun ini dan 2,3% pada tahun depan. Inflasi PCE diproyeksikan mencapai 3,6% tahun ini sebelum melandai menjadi 2,3% pada tahun depan, sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan berada di sekitar 4,3%.

#kevin-warsh #reformasi-the-fed #kebijakan-moneter #gugus-tugas #komunikasi-the-fed #neraca-keuangan #data-ekonomi #produktivitas-dan-lapangan-kerja #kerangka-kebijakan-inflasi #kecerdasan-buatan #fede

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260618/620/1981492/kevin-warsh-mulai-reformasi-the-fed-bentuk-5-gugus-tugas-kebijakan-moneter