Laba Bank Milik Chairul Tanjung (MEGA) Rp2,2 Triliun per Kuartal III/2025

Laba Bank Milik Chairul Tanjung (MEGA) Rp2,2 Triliun per Kuartal III/2025

Bank Mega, milik Chairul Tanjung, mencatat laba bersih Rp2,2 triliun per kuartal III/2025, naik 10,12% YoY. Kredit tumbuh 5,03% dan DPK naik 26,29% YoY.

(Bisnis.Com) 03/11/25 11:51 25170

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mega Tbk. (MEGA) membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp2,2 triliun hingga September 2025. Angka itu tumbuh 10,12% secara tahunan (year on year/YoY) dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,0 triliun.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, bank milik konglomerat Chairul Tanjung itu mencatatkan penurunan bunga bersih sebesar 5,29% YoY menjadi Rp3,80 triliun pada kuartal III/2025. Pada periode yang sama tahun lalu, Bank Mega membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp4,017 triliun.

Penurunan bunga bersih itu disebabkan oleh menyusutnya pendapatan bunga sebesar 0,94% YoY menjadi Rp7,69 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp7,76 triliun. Beban bunga tercatat meningkat 3,73% YoY, dari Rp3,74 triliun menjadi Rp3,88 triliun pada kuartal III/2025.

Beban operasional lainnya tercatat menyusut dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada kuartal III/2025, beban operasional lainnya turun 22,36% YoY menjadi Rp1,21 triliun dari sebelumnya Rp1,56 triliun.

Beberapa komponen beban operasional nonbunga tercatat turun, di antaranya beban tenaga kerja menyusut 5,84% YoY menjadi Rp1,00 triliun dan beban promosi turun 4,71% YoY menjadi Rp130,78 miliar pada kuartal III/2025.

Sementara itu, kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) mencapai Rp343,85 miliar, naik signifikan 116,62% YoY dari kuartal III/2024 sebesar Rp158,73 miliar.

Kemudian, laba operasional Bank Mega mencapai Rp2,59 triliun hingga September 2025. Realisasi itu tumbuh 5,55% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp2,45 triliun.

Laba non operasional MEGA tumbuh signifikan 701,67% YoY menjadi Rp128,56 miliar hingga September 2025. Pada kuartal III/2024, laba non operasional Bank Mega hanya sebesar Rp16,03 miliar.

Bank Mega membukukan laba tahun berjalan sebelum pajak sebesar Rp2,72 triliun. Angka itu tumbuh 10,06% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp2,47 triliun.

Dari sisi intermediasi, Bank Mega membukukan pertumbuhan kredit sebesar 5,03% YoY menjadi Rp63,91 triliun pada kuartal III/2025. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan menyalurkan kredit sebesar Rp60,84 triliun.

Pada saat yang sama, perseroan berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp106,33 triliun hingga September 2025. Capaian itu tumbuh 26,29% YoY dibandingkan kuartal III/2024 sebesar Rp84,20 triliun.

Simpanan deposito tumbuh signifikan, sedangkan simpanan giro dan tabungan menyusut dibanding kuartal III/2024. Hingga September 2025, perseroan mencatatkan simpanan deposito sebesar Rp82,15 triliun tumbuh 44,45% YoY dari sebelumnya Rp56,87 triliun.

Simpanan giro menyusut 24,07% YoY menjadi Rp6,25 triliun dan tabungan turun 6,11% YoY menjadi Rp17,91 triliun hingga September 2025.

Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) Bank Mega meningkat dari 26,81% menjadi 29,51% pada kuartal III/2025. Untuk kualitas kredit, terdapat perbaikan dengan NPL gross turun menjadi 1,74% dari sebelumnya 1,78% dan NPL net sebesar 1,17% dari sebelumnya 1,31%.

Adapun, pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) menyusut menjadi 4,35% dari periode yang sama tahun lalu 4,91%. Biaya operasional terhadap pendapatan operasional juga tercatat menyusut dari 73,09% pada kuartal III/2024 menjadi 72,57% pada kuartal III/2025.

#bank-mega #laba-bank-mega #chairul-tanjung #laba-bersih-bank-mega #kuartal-iii-2025 #pendapatan-bunga-bank-mega #beban-operasional-bank-mega #kredit-bank-mega #dana-pihak-ketiga-bank-mega #simpanan-de

https://finansial.bisnis.com/read/20251103/90/1925543/laba-bank-milik-chairul-tanjung-mega-rp22-triliun-per-kuartal-iii2025