Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global

Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global

Peningkatan porsi saham publik atau free float PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi sekitar 25,7% dinilai mampu meningkatkan daya tarik perseroan di mata... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 13/06/26 10:50 249048

JAKARTA - Peningkatan porsi saham publik atau free float PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi sekitar 25,7% dinilai mampu meningkatkan daya tarik perseroan di mata investor institusi, termasuk dana pensiun, manajer investasi, hingga investor global. Kondisi tersebut juga berpotensi memperbesar arus masuk dana ke saham TPIA seiring meningkatnya likuiditas perdagangan.

"Peningkatan free float TPIA hingga 25,7% tentu direspons positif oleh pelaku pasar, karena dengan porsi saham publik yang semakin besar, likuiditas perdagangan saham TPIA juga akan meningkat. Saham menjadi lebih aktif diperdagangkan dan semakin menarik bagi investor institusi," kata Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta seperti dikutip Sabtu (13/6/2026).

Menurut Nafan, investor institusi umumnya memiliki kriteria tertentu dalam menentukan investasi, salah satunya terkait tingkat free float. Ketika porsi saham publik telah melampaui ambang batas tertentu, seperti di atas 15 persen, maka saham tersebut dinilai lebih layak untuk masuk dalam radar investasi berbagai lembaga keuangan besar.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuka peluang masuknya dana berukuran besar atau big money ke saham TPIA. Selain meningkatkan likuiditas, free float yang lebih tinggi juga dapat memperkuat posisi saham dalam berbagai indeks global yang menjadi acuan investor internasional.

Nafan mengatakan free float merupakan salah satu faktor penting dalam perhitungan bobot indeks global seperti MSCI dan FTSE. Dengan meningkatnya porsi saham publik, bobot TPIA dalam indeks tersebut berpotensi bertambah sehingga dapat memicu aksi beli dari passive funds yang menjadikan indeks-indeks tersebut sebagai acuan investasi.

Selain berdampak pada perdagangan saham, peningkatan free float juga dinilai memperkuat kepercayaan investor terhadap perusahaan ketika melakukan aksi korporasi untuk memperoleh pendanaan, baik melalui rights issue maupun penerbitan obligasi. Basis investor yang lebih luas dan likuiditas yang lebih baik diyakini akan meningkatkan dukungan pasar terhadap langkah ekspansi perusahaan.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui keterbukaan informasi tertanggal 27 Mei 2026 mengumumkan sebanyak 26 emiten masuk dalam kategori Papan Utama, termasuk TPIA yang sebelumnya tercatat di Papan Pengembangan. Perpindahan tersebut menandai peningkatan kualitas fundamental dan tata kelola perusahaan sesuai kriteria yang ditetapkan bursa.

Sementara, Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra menyampaikan apresiasi kepada BEI atas kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Menurutnya, masuknya TPIA ke Papan Utama mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, serta menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Erwin menambahkan, pencatatan di Papan Utama menjadi momentum bagi perseroan untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan melalui penguatan portofolio bisnis di sektor energi, kimia, dan infrastruktur.

Perusahaan ke depan akan fokus meningkatkan kinerja operasional, memperkuat daya saing, mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, serta memperluas kontribusi terhadap perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja.
(nng)

#pt-chandra-asri-petrochemical-tbk #bursa-saham #ihsg #pasar-modal #bursa-efek-indonesia-bei

https://ekbis.sindonews.com/read/1717107/178/free-float-sentuh-257-saham-tpia-kian-menarik-investor-global-1781320002