KAI Beli 16 Trainset KRL Baru dari INKA, Nilainya Rp3,8 Triliun

KAI Beli 16 Trainset KRL Baru dari INKA, Nilainya Rp3,8 Triliun

PT KAI membeli 16 trainset KRL dari INKA senilai Rp3,8 triliun sebagai bagian dari investasi Rp9,18 triliun untuk pengadaan KRL Jabodetabek selama lima tahun.

(Bisnis.Com) 08/06/26 18:50 243833

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI memetakan total kebutuhan investasi jumbo mencapai Rp9,18 triliun guna mendanai megaproyek pengadaan sarana kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek untuk kurun waktu lima tahun ke depan.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa pengadaan tersebut akan direalisasikan melalui lima tahap pengadaan. Di mana, pada tahap pertama pemerintah melakukan pembelian 16 trainset senilai Rp3,8 triliun dari PT INKA (Persero).

“Investasi 9,18 triliun ini [direalisasikan] melalui 5 staging, satu adalah pengadaan KRL baru sebanyak 16 trainset ini dengan PT Inka senilai Rp3,8 triliun yang telah kita melakukan adendum terhadap kontraknya di Desember 2025,” ujarnya di Kompleks Parlemen RI, Senin (8/6/2026).

Kemudian, pada tahap kedua PT KAI melakukan pengadaan KRL baru impor 3 trainset dengan CRRC (Rp830 miliar). Ketiga, pengadaan KRL baru impor/pengganti 17 retrofit sebanyak 8 trainset (Rp2,20 triliun) dengan CRRC Qingdao Sifang Co. ltd.

Keempat, pengadaan KRL retrofit 2 trainset (Rp250 miliar) dengan PT Inka, dan terakhir rencana pengadaan KRL baru 8 trainset (Rp2,05 triliun) dengan PT Inka.

Adapun, total investasi senilai Rp9,18 triliun tersebut direncanakan bakal dipenuhi melalui bauran pendanaan multi-skenario. Porsi terbesar atau setara 58% dari total kebutuhan investasi, dipatok berasal dari dukungan Penyertaan Modal Negara (PMN) melalui PT KAI dengan total mencapai Rp5,3 triliun.

Perincian alokasi PMN tersebut dijadwalkan secara bertahap selama tiga tahun anggaran. Yakni, pada tahun anggaran (TA) 2024 senilai Rp2 triliun melalui PP No. 52 Tahun 2024.

Selanjutnya, PMN TA 2025 senilai Rp1,8 triliun berdasarkan PP No. 51 Tahun 2025, serta proyeksi PMN TA 2026 senilai Rp1,5 triliun.

Guna menambal sisa kekurangan dana, KAI mengandalkan diversifikasi pendanaan dari sektor swasta. Skema pinjaman bank melalui kredit sindikasi dijadwalkan bakal menutup porsi pendanaan mencapai Rp3,69 triliun atau setara 40% dari total nilai proyek.

Adapun sisanya, senilai Rp0,19 triliun atau setara 2%, bakal dipenuhi melalui kas internal PT KCI.

#kai-beli-krl #kai-investasi-krl #kai-trainset-baru #kai-inka #kai-crrc #kai-retrofit-krl #kai-proyek-krl #kai-pendanaan-krl #kai-pmn #kai-kredit-sindikasi #kai-kas-internal #kai-megaproyek #kai-jabode

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260608/98/1979356/kai-beli-16-trainset-krl-baru-dari-inka-nilainya-rp38-triliun