Kredit Menganggur Tembus Rp 2.551 Triliun, Dunia Usaha Masih Tahan Ekspansi

Kredit Menganggur Tembus Rp 2.551 Triliun, Dunia Usaha Masih Tahan Ekspansi

BI mencatat undisbursed loan perbankan mencapai Rp 2.551,42 triliun pada April 2026, setara 22,57 persen dari kredit tersedia.

(Kompas.com) 08/06/26 07:49 242982

KOMPAS.com- Kredit menganggur perbankan nasional terus menumpuk meski kapasitas pembiayaan bank masih besar.

Kondisi ini menunjukkan dunia usaha masih menahan ekspansi, sehingga fasilitas kredit yang sudah disetujui belum banyak ditarik.

Bank Indonesia atau BI mencatat, fasilitas kredit yang belum ditarik atau undisbursed loan perbankan mencapai Rp 2.551,42 triliun pada April 2026.

Angka tersebut setara 22,57 persen dari kredit bank yang tersedia.

Undisbursed loan merupakan komitmen pinjaman yang sudah disetujui antara bank dan debitur, tetapi belum digunakan.

Pada periode yang sama, penyaluran kredit perbankan tetap meningkat.

BI mencatat kredit perbankan pada April 2026 tumbuh 9,98 persen secara tahunan atau year on year.

Ekonom Center of Reform on Economics atau CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, tren kenaikan undisbursed loan sudah terjadi sejak awal 2026.

Namun, kenaikan pada April 2026 dinilai cukup janggal karena terjadi saat kredit bank tumbuh hampir dua digit.

"Artinya, bank tetap aktif memberikan komitmen pembiayaan dan plafon kredit baru terus terbentuk. Namun, pencairannya belum berjalan secepat pertumbuhan komitmen tersebut," kata Yusuf saat dihubungi, Minggu (7/6/2026).

Yusuf menilai kenaikan undisbursed loan saat ini terjadi karena banyak pelaku usaha menunda ekspansi bisnis.

Menurut dia, pelaku usaha kemungkinan masih menunggu perekonomian domestik kembali tumbuh lebih sehat.

Karena itu, Yusuf memperkirakan undisbursed loan perbankan masih dapat meningkat sampai akhir tahun.

Pendorongnya ialah kemampuan bank menyalurkan kredit yang masih tinggi. Jika penarikan kredit tidak bergerak secepat penyaluran, undisbursed loan akan terus naik.

"Persoalannya adalah apakah sektor riil cukup percaya diri untuk segera menarik fasilitas yang sudah tersedia tersebut," ucapnya.

Yusuf mengatakan, rasio undisbursed loan terhadap total plafon kredit bank perlu menjadi perhatian.

Jika rasionya masih berada pada kisaran 22 persen sampai 23 persen seperti saat ini, transmisi kredit berarti belum berjalan optimal.

Bank besar ikut catat kenaikan

Tren kenaikan undisbursed loan juga terlihat pada sejumlah bank besar.

PT Bank Mandiri Tbk mencatat undisbursed loan sebesar Rp 312,9 triliun. Angka tersebut naik 18,68 persen secara tahunan.

PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI mencatat undisbursed loan sebesar Rp 73,14 triliun. Nilainya naik 35,28 persen secara tahunan.

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA juga mencatat kenaikan undisbursed loan. Pada April 2026, undisbursed loan BCA mencapai Rp 467,27 triliun. Angka tersebut naik 12,67 persen secara tahunan.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Heryn mengatakan, pertumbuhan kredit dan undisbursed loan BCA dipengaruhi kondisi perekonomian.

Meski undisbursed loan meningkat, kredit BCA tetap tumbuh positif.

Hingga April 2026, kredit BCA tumbuh 4,54 persen secara tahunan menjadi Rp 965,01 triliun.

Menurut Hera, capaian itu menunjukkan BCA tetap mampu menjaga tren penyaluran kredit.

"Pada saat yang bersamaan, BCA mengelola dengan baik undisbursed loan secara pruden," kata Hera.

Permintaan kredit masih rendah

PT Bank CIMB Niaga Tbk juga mencatat kenaikan tipis undisbursed loan. Hingga April 2026, undisbursed loan CIMB Niaga mencapai Rp 110,74 triliun. Angka tersebut naik 0,24 persen secara tahunan.

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, tantangan utama kredit bank tahun ini adalah rendahnya permintaan nasabah.

Ia tidak menampik potensi kenaikan undisbursed loan lebih lanjut.

"Hampir semua segmen kredit saat ini cenderung untuk menunda investasi lebih lanjut," kata Lani.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Kredit Menganggur Kian Menumpuk, Bank Masih Tunggu Ekspansi Pelaku Usaha", Klik untuk baca: https://keuangan.kontan.co.id/news/kredit-menganggur-kian-menumpuk-bank-masih-tunggu-ekspansi-pelaku-usaha?source=home_headline.

Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Noverius Laoli

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#bank #kredit #kredit-menganggur #kredit-menganggur-di-bank

https://money.kompas.com/read/2026/06/08/074900426/kredit-menganggur-tembus-rp-2.551-triliun-dunia-usaha-masih-tahan-ekspansi