Honda Tegaskan DNA Fun to Drive di Era Listrik: Super One Debut dengan Boost Mode dan Gigi Virtual
Di tengah transisi industri ke era elektrifikasi, CEO Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe, menegaskan bahwa DNA inti perusahaan—Fun to Drive—tidak akan... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 02/11/25 08:29 24228
TOKYO - [arabOpen][arabClose]Di tengah transisi industri ke era elektrifikasi, CEO Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe, menegaskan bahwa DNA inti perusahaan—"Fun to Drive"—tidak akan dikompromikan.Penegasan ini divalidasi melalui debut global (world premiere) Honda Super One Prototype di Japan Mobility Show (JMS) 2025.
Honda Super One diposisikan sebagai EV kompak sporty yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara emosional sekaligus menanggapi tren “mini EV”.
"Honda dengan bangga melakukan peluncuran world premiere untuk Super One, kendaraan listrik yang fun to drive. Mobil ini menciptakan kegembiraan dan memberikan rasa nyaman untuk pengendara," kata Toshihiro Mibe, Presiden, Director, dan Representative Executive Officer HMC di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025.
Menjawab Keraguan Pasar EV
"Esensi berkendara Honda tidak akan berubah. Fun to Drive tetap menjadi DNA kami," ujar Mibe saat ditanya mengenai identitas Honda di era digital. "Prinsip dasar dinamika berkendara—melaju, menikung, dan berhenti—tidak berubah. EV memiliki keunggulan berupa pusat gravitasi rendah, yang meningkatkan stabilitas dan rasa presisi saat mengemudi."
Implementasi "e: Dash Booster"
Untuk mempertahankan "Joy of Driving", Honda menyematkan tiga fitur teknologi utama:
"Boost Mode": Sistem eksklusif yang meningkatkan output motor listrik untuk akselerasi instan yang kuat dan responsif.
Active Sound Control: Sistem yang merekayasa suara mesin virtual di dalam kabin, memberikan umpan balik auditori yang hilang pada EV.
Virtual Multi-Gear Shift Control: Fitur yang mensimulasikan sensasi perpindahan gigi layaknya transmisi manual/konvensional.
Kombinasi tiga fitur ini adalah strategi Honda untuk menjaga keterlibatan emosional pengemudi.
Honda tidak hanya menjual transportasi, tetapi juga pengalaman berkendara emosional, menargetkan konsumen yang ragu beralih ke EV.
Posisi Pasar dan Target Asia Tenggara
Penegasan ini menempatkan Super One di segmen city car (hatchback) premium, didukung desain blister fender yang lebar, postur rendah, dan kursi sport.
Linimasa Honda rilis Super One telah dikonfirmasi:
Rilis Perdana: Mulai 2026 di Jepang.
Pasar Global: Segera menyusul ke Asia Tenggara dan Inggris.
"Ini akan meluncur tahun depan (2026). Kami juga berpikir untuk menjualnya di Asia Tenggara dan
Inggris," konfirmasi Horita.
Sinyal untuk pasar Indonesia sangat kuat, mengingat Super EV Concept (basis Super One) telah dipamerkan di GIIAS 2025 (Agustus), menunjukkan probabilitas tinggi peluncuran di Indonesia pasca-2026.
(dan)
#tokyo-motor-show #japan-mobility-show-2025 #honda-super-one


