FBI Gerebek Rumah Eks Pejabat CIA, Sita 303 Emas Batangan, 35 Arloji Mewah, dan Banyak Uang Tunai
Yang disita adalah 303 batangan emas yang masing-masing beratnya sekitar satu kilogram dengan perkiraan nilai USD40 juta, serta USD2 juta uang tunai dan 35 jam... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 29/05/26 07:44 234550
WASHINGTON - Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) telah menggerebek rumah mantan pejabat senior Badan Intelijen Pusat (CIA). Dalam penggerebakan itu, 303 emas batangan, 35 arloji mewah, dan banyak uang tunai disita.Penyitaan barang-barang berharga itu dikonfirmasi pengadilan serta pernyataan bersama FBI dan CIA. Total nilai barang dan uang tunai yang disita lebih dari USD42 juta atau lebih dari Rp748 miliar.
Mantan pejabat CIA yang dimaksud adalah David Rush. Surat perintah penggeledahan rumahnya di Virginia dilaksanakan Senin lalu, tetapi detail kasus tersebut baru muncul menjelang sidang yang dijadwalkan pada hari Jumat (29/5/2026) di pengadilan federal di Alexandria.
Rush telah didakwa melakukan penipuan terhadap pemerintah AS, menurut catatan pengadilan.
Dalam sebuah pernyataan tertulis, FBI menuduh Rush menyesatkan "bos"-nya—yang hanya diidentifikasi sebagai lembaga pemerintah—tentang latar belakang akademiknya, lamanya masa baktinya di Angkatan Laut AS, dan statusnya sebagai pilot militer terlatih. Semua itu merupakan faktor dalam menentukan kompensasinya.
Agen FBI yang menyerahkan surat pernyataan tersebut mencatat bahwa informasi terbatas itu diberikan untuk menetapkan alasan yang cukup untuk surat perintah penggeledahan terpisah.
Surat tersebut juga menyatakan bahwa, mulai November lalu, Rush meminta dan menerima sejumlah besar mata uang asing dan puluhan juta dolar dalam bentuk batangan emas untuk pengeluaran terkait pekerjaan. Ketika para penyelidik memeriksa ruang penyimpanan di kantornya, mereka hanya menemukan sebagian kecil dari barang-barang berharga tersebut di sana.
"Penggeregahan selanjutnya di rumahnya menemukan sekitar 303 batangan emas, masing-masing beratnya sekitar satu kilogram, dengan perkiraan nilai USD40 juta, serta USD2 juta uang tunai dan 35 jam tangan mewah. Banyak dari jam tangan tersebut adalah Rolex," kata FBI.
Menurut pernyataan tertulis, Rush melamar ke CIA dua kali pada tahun 2006 dan dipekerjakan setelah lamaran ketiga pada tahun 2009. Dia membuat klaim palsu bahwa dia adalah instruktur pilot Angkatan Laut pada tahun 2018, karenanya dia sedang dipertimbangkan untuk promosi.
Kesaksian tersebut tidak menjelaskan apakah CIA gagal memeriksa ulang latar belakangnya pada beberapa kesempatan atau dengan sengaja membayarnya lebih dari yang dapat dia klaim berdasarkan catatan sebenarnya.
Juga masih belum jelas tugas CIA apa yang membutuhkan lebih dari 300 kilogram emas, apa yang diyakini para penyelidik akan dilakukan Rush dengan aset tersebut, atau kapan masa kerjanya berakhir.
Dalam pernyataan bersama, CIA dan FBI mengatakan bahwa badan intelijen Amerika tersebut mengidentifikasi "potensi pelanggaran" selama tinjauan internal dan kemudian memberi tahu penyelidik federal, yang memiliki mandat untuk beroperasi di wilayah AS. Belum ada dakwaan terkait dengan harta karun emas tersebut yang diajukan hingga saat ini.
Pengacara Rush dan anggota keluarganya menolak permintaan media untuk memberikan komentar.
Emas batangan telah menjadi simbol kekayaan tersembunyi yang familiar dalam fiksi, tetapi relatif jarang ditemukan dalam kasus kriminal modern, kecuali dalam penyelidikan yang melibatkan jaringan kriminal besar dengan koneksi yang dibutuhkan untuk memindahkan dan menyimpan emas batangan.
Pengecualian yang patut dicatat adalah kasus mantan Senator New Jersey Bob Menendez, yang mengundurkan diri pada tahun 2024 setelah FBI menuduhnya menerima ratusan ribu dolar suap, termasuk emas. Dia dijatuhi hukuman 11 tahun penjara pada tahun berikutnya.
(mas)
#emas-batangan #cia #amerika-serikat #jam-tangan-mewah #uang-tunai