Sapi Limousin 1,1 Ton Asal Kuningan Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden
Sapi Limousin 1,1 ton asal Kuningan terpilih jadi kurban Presiden Prabowo untuk Iduladha 1447 H, berkat kualitas fisik dan perawatan intensif.
(Bisnis.Com) 26/05/26 09:40 232183
Bisnis.com, KUNINGAN- Seekor sapi jenis limousin milik seorang peternak di KabupatenKuninganditetapkan sebagai hewan kurban Presiden Republik IndonesiaPrabowo Subiantountuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi yang diberi nama “Si Diego” itu dipilih langsung oleh tim kurban kepresidenan setelah melalui proses seleksi kesehatan, ukuran, dan kualitas tubuh yang berlangsung beberapa pekan terakhir.
Si Diego menarik perhatian tim seleksi karena memiliki ukuran tubuh di atas rata-rata sapi limousin pada umumnya.
Dengan bobot lebih dari 1,1 ton, tinggi mencapai sekitar 175 sentimeter, serta usia sekitar empat tahun, sapi tersebut dinilai memenuhi standar hewan kurban kelas premium yang biasa dipersiapkan untuk kebutuhan Presiden setiap tahun.
Selain faktor fisik, riwayat pemeliharaan dan kondisi kesehatan menjadi komponen utama penilaian sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban resmi.
Peternak sekaligus pemilik Si Diego, Yuswardi mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat oleh tim kurban presiden. Mereka memeriksa seluruh aspek mulai dari asal-usul ternak, pola perawatan, hingga pakan yang digunakan.
Menurutnya, Si Diego lolos seleksi karena kombinasi antara genetika unggul dan perawatan intensif yang dilakukan sejak sapi tersebut masih kecil.
“Kemarin ada proses seleksi dari tim presiden. Mereka lihat silsilahnya, cara pemeliharaannya, pakan, sama kondisi kesehatannya. Setelah dicek semuanya, baru diputuskan Si Diego yang terpilih,” ujar Yuswardi, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, Si Diego merupakan sapi limousin yang dipelihara secara khusus dengan manajemen pemberian pakan yang ketat dan teratur. Pakan terdiri dari kombinasi hijauan berkualitas serta konsentrat berprotein tinggi untuk memastikan pertumbuhan optimal.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan bersama dokter hewan setempat guna menjaga kondisi fisik sapi tetap stabil hingga mendekati Iduladha.
“Jenis limousin ini memang cepat besar kalau pakannya teratur. Tapi tetap harus hati-hati, karena makin besar, makin sensitif juga kesehatannya. Makanya kami lakukan pengecekan rutin, mulai dari bobot sampai kondisi kakinya,” kata Kang Yus.
Dari hasil pengukuran terakhir, Si Diego memiliki postur tubuh yang dinilai ideal untuk kategori sapi kurban presiden. Kakinya kokoh, tubuhnya panjang, serta proporsi ototnya dianggap sangat baik.
Kekhasan fisik itu pula yang membuat tim seleksi menetapkan sapi tersebut sebagai pilihan tahun ini. Selain kualitas tubuh, harga jual Si Diego juga mencerminkan kelasnya sebagai sapi premium, yaitu lebih dari Rp100 juta.
“Tim menanyakan juga harga sapi. Untuk Si Diego ini di atas Rp100 juta. Harga segitu wajar untuk ukuran dan kualitas seperti ini,” ujarnya.
Kang Yus menambahkan, sapi tersebut rencananya akan diserahkan kepada panitia kurban Masjid Agung Kuningan untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Dagingnya kemudian akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Ia mengaku bangga karena salah satu sapi dari peternakannya dipercaya menjadi hewan kurban Presiden tahun ini.
“Bagi saya ini kebanggaan besar. Artinya, peternak di Kuningan juga bisa menghasilkan sapi berkualitas nasional. Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga,” tutur dia.
#sapi-limousin #hewan-kurban-presiden #sapi-1 #1-ton #sapi-asal-kuningan #si-diego #sapi-premium #seleksi-hewan-kurban #sapi-kelas-premium #sapi-limousin-kuningan #bobot-sapi-limousin #perawatan-sapi-li