PT SMI salurkan Rp69,7 miliar untuk bangun RSUD di Padang Pariaman

PT SMI salurkan Rp69,7 miliar untuk bangun RSUD di Padang Pariaman

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan senilai Rp69,7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk ...

(Antara) 24/05/26 15:07 230587

Jakarta (ANTARA) - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan senilai Rp69,7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Kecamatan Sungai Limau.

Pembiayaan tersebut mencakup pembangunan gedung rumah sakit, gedung nonmedis, gedung utilitas, dan kebutuhan mekanikal elektrikal sebesar Rp59,52 miliar. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk pengadaan alat kesehatan sebesar Rp8,36 miliar, pengadaan mebel sebesar Rp1,3 miliar, serta jasa manajemen konstruksi sebesar Rp519,9 juta.

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan pembangunan RSUD Tipe D di Kabupaten Padang Pariaman merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.

“RSUD Tipe D ini dirancang dengan kapasitas 50-60 tempat tidur yang dapat melayani sekitar 5-6 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat melalui perluasan akses layanan kesehatan, memperpendek waktu tempuh masyarakat untuk memperoleh layanan medis, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar,” ujar Reynaldi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas dukungan pembiayaan yang diberikan PT SMI kepada pemerintah daerah.

“Kepercayaan yang diberikan PT SMI kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat kami apresiasi. Untuk pembangunan RSUD ini, kami memperkirakan groundbreaking dapat dilakukan paling lambat pertengahan Juli, namun tentu semakin cepat akan semakin baik agar operasional rumah sakit juga dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar John.

Ia menambahkan pihaknya akan memastikan kontraktor menjalankan proyek secara optimal karena pembiayaan tersebut harus dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Saya juga akan ikut memastikan kesungguhan kontraktor dalam pelaksanaannya, karena ini merupakan dana yang harus dipertanggungjawabkan dengan baik, sehingga pengelolaannya harus tepat sasaran, efektif, dan efisien,” katanya.

Pembangunan RSUD Tipe D di Kecamatan Sungai Limau diharapkan menjadi garda terdepan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat.

Selama ini, sebagian masyarakat di wilayah utara Kabupaten Padang Pariaman harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh layanan kesehatan rujukan, termasuk dalam kondisi darurat. Kehadiran rumah sakit itu diharapkan mampu memangkas waktu tempuh pasien, memperkuat sistem rujukan layanan kesehatan, serta meningkatkan pemerataan akses layanan medis di daerah.

Selain meningkatkan layanan kesehatan, pembangunan RSUD juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan UMKM dan sektor pendukung, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan rumah sakit.

Infrastruktur kesehatan yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya tarik investasi daerah dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Adapun secara ekonomi, Kabupaten Padang Pariaman memiliki struktur perekonomian yang didominasi sektor transportasi dan pergudangan sebesar 22,10 persen dari total produk domestik regional bruto (PDRB) tahun 2025. Sektor tersebut diikuti pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 20,49 persen serta industri pengolahan sebesar 10,49 persen.

Dominasi sektor transportasi dan pergudangan yang mencapai sekitar Rp5,15 triliun menunjukkan pentingnya dukungan infrastruktur dan layanan publik untuk memperkuat mobilitas masyarakat serta menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan hasil kajian kelayakan, proyek pengembangan RSUD tersebut memiliki Internal Rate of Return (IRR) sebesar 4,80 persen atau berada di atas BI Rate, sehingga dinilai layak untuk dilaksanakan dan memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat maupun daerah.

Kerja sama ini turut memperkuat portofolio pembiayaan PT SMI kepada pemerintah daerah.

Hingga Maret 2026, total komitmen pembiayaan daerah PT SMI tercatat mencapai Rp37,44 triliun dengan outstanding sebesar Rp15,25 triliun.

PT SMI menyatakan akan terus mendorong percepatan pembiayaan pembangunan guna mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

#pt-smi #padang-pariaman #bumn #kementerian-keuangan

https://www.antaranews.com/berita/5580419/pt-smi-salurkan-rp697-miliar-untuk-bangun-rsud-di-padang-pariaman