Hulu Ledak Nuklir Rusia Dipasang pada Rudal Iskander di Belarusia
Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman baru dari latihan nuklir bersama dengan Belarusia. Rekaman itu menunjukkan pasukan berlatih untuk melengkapi rudal... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 22/05/26 17:30 229275
MINSK - Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman baru dari latihan nuklir bersama dengan Belarusia. Rekaman itu menunjukkan pasukan berlatih untuk melengkapi rudal balistik Iskander dengan hulu ledak nuklir.Kesepakatan berbagi nuklir bilateral, yang oleh Moskow dibandingkan dengan praktik serupa di dalam NATO, diluncurkan pada tahun 2023.
Rusia dan Belarusia mengatakan pada saat itu bahwa langkah tersebut merupakan respons terhadap apa yang mereka gambarkan sebagai meningkatnya permusuhan dari blok militer pimpinan AS.
Beberapa sistem rudal Iskander jarak pendek telah ditempatkan di Belarusia. "Amunisi khusus" yang sesuai, istilah militer Rusia untuk muatan nuklir, disimpan secara terpisah di fasilitas yang aman.
Video yang diterbitkan oleh kementerian pada hari Kamis menunjukkan latihan yang melibatkan "pengiriman amunisi nuklir ke lokasi penyimpanan lapangan di posisi brigade rudal Republik Belarusia."
Rekaman tersebut mencakup penanganan hulu ledak pada malam dan siang hari. Pasukan yang menerima pengiriman tersebut kemudian "bergerak secara diam-diam ke area yang ditunjuk untuk uji peluncuran."
Satu video terpisah menyoroti komponen-komponen kunci dari triad nuklir Rusia yang ikut serta dalam latihan yang lebih besar.
Video tersebut menunjukkan peluncur rudal balistik antarbenua bergerak di darat yang dikawal oleh unit keamanan, pengerahan kapal selam nuklir Imperator Aleksandr III di Samudra Pasifik, dan persiapan untuk uji penerbangan jet MiG-31K yang membawa rudal hipersonik Kinzhal yang mampu membawa hulu ledak nuklir.
Moskow mengatakan manuver pekan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Rusia dan Belarusia untuk bertindak "dalam kondisi agresi" oleh negara-negara asing.
Anggota NATO Eropa telah meningkatkan pengeluaran militer dan upaya persenjataan kembali secara tajam, dengan alasan apa yang mereka klaim sebagai potensi ancaman dari Rusia. Moskow telah berulang kali membantah niat untuk menyerang blok tersebut.
Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Lituania Kestutis Budrys mendesak NATO melakukan demonstrasi kekuatan untuk menunjukkan kemampuannya untuk "menghancurkan" infrastruktur militer di eksklave Kaliningrad Rusia. Kremlin menggambarkan komentar tersebut sebagai "hampir gila."
(sya)
#belarusia #rusia #senjata-nuklir #bom-nuklir #perang-nuklir