9 WNI yang Diculik dan Ditahan Israel Akhirnya Dibebaskan
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyatakan seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) termasuk 9 WNI yang diculik tentara zionis Israel sudah bebas. Global... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 21/05/26 19:46 228148
JAKARTA - Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyatakan seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) termasuk 9 WNI yang diculik tentara zionis Israel sudah bebas. Saat diculik, mereka menerima tindakan kekerasan, pelecehan hingga alami luka serius.Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy mengatakan, saat ini para delegasi yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot, Israel telah dibebaskan.
“Berdasarkan konfirmasi resmi dari tim hukum Adalah dan sumber diplomatik internasional, seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot telah dibebaskan dari fasilitas penahanan Israel,” ujar Harfin saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).
Dia menyebutkan, hal tersebut berdasarkan konfirmasi dari tim hukum dan sumber diplomatik internasional. Saat ini, kata dia, para relawan segera dipulangkan dari Israel.
“Para delegasi saat ini sedang dalam proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki,” ungkap dia.
Dia menuturkan, tim hukum terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk WNI, dapat keluar dengan aman tanpa penundaan tambahan.
“Menegaskan bahwa seluruh operasi intersepsi kapal di perairan internasional, penculikan sipil, penahanan sewenang-wenang, hingga tindakan kekerasan terhadap aktivis kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional,” imbuhnya.
Lebih lanjut, saat ini situasi masih dinamis dan proses pemulangan terus dipantau oleh tim hukum, jalur diplomatik, serta jaringan internasional pendukung flotilla.
“Sebelumnya, para delegasi melaporkan mengalami berbagai tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi selama penahanan, di antaranya pemukulan, penggunaan taser dan peluru karet, penghinaan dan pelecehan, pemaksaan posisi menyakitkan, hingga beberapa korban mengalami luka serius dan perawatan medis,” ujar Harfin.
“Mohon doa terbaik agar seluruh delegasi, termasuk WNI, dapat segera tiba dengan selamat dan sehat,” tandasnya.
(shf)
#israel #wni #jurnalis-ditangkap #global-sumud-flotilla #perlindungan-wni