Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu

Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengomentari kondisi bangsa Indonesia saat ini. Salah satu yang disoroti adalah jatuhnya nilai tukar Rupiah. Mantan Gubernur... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 20/05/26 08:59 225765

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengomentari kondisi bangsa Indonesia saat ini. Salah satu yang disoroti adalah jatuhnya nilai tukar Rupiah.

“Izinkan saya berbagi pandangan, saya mengikuti dengan seksama apa yang terjadi di negeri ini dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja,” kata Anies Baswedan melalui akun X pribadinya @Aniesbaswedan pada Rabu (20/5/2026).

Anies menyebut, saat ini nilai tukar Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah. Tidak hanya itu, harga-harga kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan.

”Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah, harga-harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah, tabungan tergerus dan ini berdampak pada hajat hidup orang banyak,” ucapnya.

Anies menyebut tantangan ke depan juga masih panjang di antaranya, geopolitik yang memanas, konflik membayangi Timur Tengah. Para ilmuwan mengingatkan El Nino terkuat dalam sejarah pengamatan sudah ada di depan mata. Satu ujian saja berat tapi ini beberapa datang bersamaan maka beratnya berlipat.

Lihat video: Prabowo Sebut Orang Desa Tak Pakai Dollar, Seberapa Besar Dampaknya?



“Dalam situasi seperti ini, yang paling dibutuhkan pasar dan publik adalah satu hal yakni kepastian, bukan ketenangan semu. Bukan masalah yang ditaburi gula-gula tapi kepastian yang lahir dari transparansi dan kejujuran dari arah yang jelas, dari pemerintah yang tahu akan kemana negeri ini dibawa,” tegasnya.

Anies menyayangkan, hal itu justru tidak didapatkan. Anies kemudian menyinggung soal data yang dipilih-pilih dan hanya yang baik yang ditampilkan sedangkan yang buruk disembunyikan.

“Komentar pejabat soal situasi serius sering terdengar enteng bahkan bercanda kebijakan berubah-ubah. Hari ini begini, besok berbeda. Pasar bingung, publik bingung, dan investor menahan diri bahkan sebagian kabur,” paparnya.

Anies juga menyoroti tidak adanya keteladanan yang diberikan oleh pejabat negara. “Keteladanan juga tidak hadir. Di saat rakyat diminta berhemat mengecangkan ikat pinggang, pemerintah justru sibuk dengan hal-hal yang bukan prioritas. Pemborosan di atas, pengetatan di bawah. Ini tampak sebagai ketidakpekaan,” katanya.

Peringatan terkait kondisi bangsa Indonesia sudah datang dari mana-mana baik dari ekonom dalam negeri, lembaga keuangan internasional, media-media nasional dan internasional yang mengamati Indonesia.

“Tidak mungkin mereka semua keliru bersama-sama di saat yang sama. Ini yang dipertaruhkan adalah hajat hidup ratusan juta orang maka situasi ini harus diperlakukan dengan keseriusan yang sepadan,” tegasnya.

Anies mengajak pemerintah untuk berhenti memberi obat tidur kepada publik dan buka data apa adanya serta sampaikan permasalahan dengan jujur serta berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten. Pimpin secara solid, ajeg dari atas sampai bawah.

“Itu yang menenangkan pasar dan itu yang akan menenangkan rakyat. Lalu pada teman-teman semua bersiaplah, suka tidak suka masa-masa berat masih ada di depan kita. Tekanan ekonomi belum reda, cuaca ekstrem akan hadir dan menerpa dan dunia di luar sedang bergejolak,” katanya.

“Tentu kita harus tetap optimistis bahwa kita akan melewati itu semua asal kita berjalan dengan mata terbuka bukan dengan ilusi yang dibuat-buat. Kita pasti bisa, tapi syaratnya satu, serius. Mari kita kita serius mengurus bangsa ini. Terima kasih,” sambungnya.
(cip)

#anies-baswedan #nilai-tukar-rupiah #fenomena-el-nino #tantangan-ekonomi #pemerintahan-prabowo-gibran

https://nasional.sindonews.com/read/1708631/12/komentari-situasi-terkini-anies-baswedan-berikan-kepastian-jangan-ketenangan-semu-1779239133