Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain

Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain

Para pengunjuk rasa Bahrain mengecam rezim Al Khalifah karena meningkatkan tindakan keras terhadap warga Syiah menyusul perang agresi ilegal AS-Israel terhadap... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 17/05/26 17:25 222985

MANAMA - Para pengunjuk rasa Bahrain mengecam rezim Al Khalifah karena meningkatkan tindakan keras terhadap warga Syiah menyusul perang agresi ilegal AS-Israel terhadap Iran.

Warga Bahrain menggelar protes nasional untuk menyatakan kemarahan atas peningkatan tindakan keras rezim Al Khalifah terhadap warga Syiah.

Melansir Press TV, demonstrasi berlangsung di Sitra, Bilad al-Qadeem, Maqabah, Sanabis, Abu Saiba, dan Bani Jamra pada Sabtu malam, dengan para peserta mengutuk penindasan upacara-upacara Syiah dan penangkapan ulama Syiah oleh pasukan rezim.

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan solidaritas dengan para ulama yang ditahan, menyerukan diakhirinya penganiayaan terhadap kaum Syiah di negara Arab Teluk Persia tersebut.

Sementara itu, saluran berita yang berafiliasi dengan Koalisi Pemuda 14 Februari, sebuah kelompok oposisi Bahrain, melaporkan bentrokan antara demonstran dan pasukan rezim penguasa di Sitra.

Baru-baru ini, pasukan Bahrain telah melakukan berbagai penggerebekan di seluruh negeri, menangkap dan memindahkan sejumlah ulama Syiah terkemuka ke lokasi yang tidak diketahui tanpa memberikan surat perintah pengadilan atau mengklarifikasi tuduhan.

Dewan Tinggi Hak Asasi Manusia Iran telah mengecam keras keputusan Bahrain untuk mencabut kewarganegaraan 69 orang.

Awal bulan ini, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan telah menangkap 41 orang yang diduga terkait dengan Iran.

Bulan lalu, otoritas Bahrain mencabut kewarganegaraan 69 warga negara Bahrain, termasuk ulama, pengkhotbah, aktivis sosial, perempuan, laki-laki, bahkan anak-anak dan bayi, dalam tindakan sewenang-wenang yang melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain menuduh individu-individu tersebut "menyatakan dukungan untuk serangan (balasan) Iran" terhadap aset militer Amerika dan Israel di seluruh Asia Barat.

Bahrain, yang merupakan markas Armada Angkatan Laut Kelima AS, mengizinkan Amerika Serikat dan rezim Israel untuk menggunakan wilayah dan ruang udaranya untuk melancarkan serangan anti-Iran selama perang agresi yang dimulai pada 28 Februari melawan Iran dan berhenti pada 8 April di bawah gencatan senjata yang dimediasi Pakistan.
(ahm)

#bahrain #raja-bahrain #normalisasi-bahrain-dan-israel #syiah #golongan-syiah

https://international.sindonews.com/read/1707723/43/protes-penindasan-dan-bantu-as-serang-iran-warga-syiah-mulai-melawan-di-bahrain-1779005137