Jadi Andalan Warga, Kereta Api Subsidi Sudah Angkut 155,8 Juta Penumpang dalam 4 Bulan
Layanan kereta api bersubsidi (PSO) membuktikan perannya vital! 155,8 juta penumpang di awal 2026, tunjukkan kepercayaan pada transportasi aman & terjangkau.
(Kompas.com) 16/05/26 20:22 222571
JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) masih menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di berbagai daerah.
Sepanjang Januari hingga April 2026, total penumpang layanan kereta api PSO yang dikelola grup PT Kereta Api Indonesia mencapai 155,8 juta pelanggan.
Subsidi tarif tersebut diberikan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk menjaga keterjangkauan transportasi publik berbasis rel.
VP Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, layanan PSO memiliki dampak sosial yang besar karena digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas harian, mulai dari bekerja, sekolah, hingga berdagang.
“Di dalam satu perjalanan kereta api, ada harapan masyarakat yang sedang bergerak. Ada orang tua yang bekerja demi keluarga, ada anak muda yang mengejar pendidikan, ada pedagang yang menjaga usahanya tetap berjalan,” ujar Anne dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).
Menurut dia, layanan PSO menjadi salah satu penopang utama mobilitas masyarakat karena menyediakan transportasi massal yang aman, efisien, dan terjangkau.
KAI mencatat jumlah pelanggan KA Jarak Jauh dan KA Lokal bersubsidi selama Januari-April 2026 mencapai 6.221.378 pelanggan.
Selain itu, subsidi pemerintah juga diberikan pada seluruh layanan Commuter Line dan LRT Jabodebek, serta sebagian layanan kereta bandara.
Layanan yang dikelola KAI Commuter menjadi penyumbang terbesar dengan jumlah pelanggan mencapai 136.585.949 orang selama empat bulan pertama 2026.
Sementara itu, LRT Jabodebek melayani 10.667.038 pelanggan pada periode yang sama.
Adapun layanan bersubsidi yang dikelola KAI Bandara mencatat 2.334.929 pelanggan, termasuk pengguna KA YIA Reguler menuju Bandara Yogyakarta International Airport serta KA Srilelawangsa relasi Medan-Kualanamu dan Medan-Binjai.
Anne menilai tingginya jumlah pengguna menunjukkan transportasi publik berbasis rel semakin dipercaya masyarakat untuk mendukung mobilitas harian.
“Ketika layanan yang aman dan terjangkau dapat diakses masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat terus berjalan dengan baik,” kata dia.
Ia menambahkan, keberlanjutan dukungan pemerintah terhadap layanan PSO menjadi penting agar manfaat konektivitas dan keterjangkauan transportasi publik tetap bisa dirasakan masyarakat luas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#kereta-api-bersubsidi #penumpang-kai #transportasi-publik #layanan-pso