I Ketut Pasek Senjaya Jadi Dirut WIKA, Cek Susunan Direksi Terbaru
I Ketut Pasek Senjaya Putra diangkat sebagai Dirut WIKA, menggantikan Agung Budi Waskito, dalam RUPST 2026. WIKA fokus perkuat modal dan likuiditas.
(Bisnis.Com) 12/05/26 09:08 218583
Bisnis.com, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) resmi merombak susunan pengurus perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar Senin (11/5/2026).
Dalam keputusan rapat, pemegang saham mengesahkan I Ketut Pasek Senjaya Putra sebagai Direktur Utama WIKA menggantikan Agung Budi Waskito. Selain posisi nakhoda utama, penyegaran juga terjadi pada sejumlah pos direksi.
Mulyadi kemudian dipercaya menjabat sebagai Direktur Keuangan menggantikan Sumadi. Sementara itu, jabatan Direktur Manajemen Risiko dan Legal kini diisi oleh Vera Kirana menggantikan Fafan Khoirul Fanani.
Adapun, Hadjar Seti Adji dan Hananto Aji tetap dipertahankan dalam jajaran direksi perseroan dengan perubahan nomenklatur dan posisi.
Dalam keterangan resminya, manajemen WIKA menyatakan sepanjang 2025, perseroan menghadapi tantangan penurunan kondisi pasar konstruksi yang berdampak terhadap perolehan kontrak baru, penjualan, dan penerimaan kas.
Namun, menyikapi kondisi tersebut, perseroan kemudian memfokuskan strategi pada penguatan struktur permodalan dan likuiditas.
“WIKA memfokuskan strategi perusahaan pada penguatan struktur permodalan, optimalisasi pengelolaan kewajiban, percepatan penagihan, serta pengendalian belanja secara disiplin,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, Senin (11/5/2026).
Di tengah proses penyehatan, WIKA mencatatkan peningkatan Gross Profit Margin (GPM) dari 7,9% pada 2024 menjadi 8,5% pada 2025. Perseroan juga menurunkan utang usaha sebesar Rp1,79 triliun dan utang berbunga Rp2,08 triliun. Nilai piutang turut menurun Rp1,89 triliun menjadi Rp4,58 triliun.
Selain perombakan direksi, posisi Komisaris Utama kini dijabat oleh Apri Artoto menggantikan Jarot Widyoko. Sementara itu, rapat juga memutuskan Suwarta masuk dalam jajaran dewan pengawas menggantikan Firdaus Ali.
Sepanjang tahun buku 2025, WIKA membukukan kontrak baru sebesar Rp17,46 triliun dengan total aset mencapai Rp50,15 triliun. Perseroan menyatakan akan melanjutkan penguatan struktur keuangan melalui tiga pilar utama yakni restrukturisasi komprehensif, divestasi aset non-inti, serta pemulihan piutang.
Susunan Terbaru Dewan Komisaris dan Direksi WIKA:
Dewan Komisaris WIKA
- Komisaris Utama: Apri Artoto
- Komisaris Independen: Suryo Hapsoro Tri Utomo
- Komisaris Independen: Adityawarman
- Komisaris Independen: Harris Arthur Hedar
- Komisaris: Suwarta
Direksi WIKA
- Direktur Utama: I Ketut Pasek Senjaya Putra
- Direktur Manajemen SDM dan Transformasi: Hadjar Seti Adji
- Direktur Operasi I: Hananto Aji
- Direktur Operasi II: Sonny Setyadhy
- Direktur Manajemen Risiko dan Legal: Vera Kirana
- Direktur Keuangan: Mulyadi
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#i-ketut-pasek-senjaya #dirut-wika #susunan-direksi-wika #rupst-wika-2026 #wijaya-karya #perubahan-direksi-wika #direktur-keuangan-wika #manajemen-risiko-wika #komisaris-utama-wika #apri-artoto #strate