BRI Life Bayar Klaim Rp1,17 Triliun pada Kuartal I 2026

BRI Life Bayar Klaim Rp1,17 Triliun pada Kuartal I 2026

BRI Life mencatat pembayaran klaim Rp1,17 triliun pada kuartal I 2026 dengan rasio klaim 48,9%, jauh di bawah rata-rata industri asuransi jiwa.

(WE Finance) 10/05/26 21:51 217190

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Asuransi Jiwa BRI Life mencatat total pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,17 triliun pada kuartal I 2026, turun 2,4% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,20 triliun. Di saat yang sama, perseroan berhasil menjaga rasio klaim dan manfaat di level 48,9%, jauh di bawah rata-rata industri asuransi jiwa sebesar 78,2%.

Penurunan klaim tersebut mencerminkan penguatan kualitas portofolio dan pengelolaan risiko yang lebih selektif di tengah dinamika industri asuransi jiwa nasional.

Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain mengatakan perseroan terus memperkuat tata kelola risiko dan strategi seleksi portofolio untuk menjaga kualitas bisnis sekaligus memastikan kemampuan pembayaran klaim kepada nasabah tetap optimal.

“Kami terus memperkuat tata kelola risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan. Rasio klaim dan manfaat di kuartal I tahun 2026 yang terjaga dan lebih rendah dibandingkan industri asuransi jiwa Indonesia adalah cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah,” ujar Andrew, dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, penurunan klaim secara tahunan tidak terlepas dari strategi underwriting yang lebih disiplin dan pengelolaan portofolio yang lebih selektif.

“Penurunan klaim year on year sebesar 2,4% tidak lepas dari strategi underwriting yang disiplin dan pengelolaan portofolio yang selektif. Kami ingin memastikan setiap premi yang dibayar nasabah kembali dalam bentuk proteksi yang tepat guna,” katanya.

BRI Life menilai rasio klaim yang lebih rendah dibandingkan rata-rata industri menunjukkan efisiensi operasional sekaligus ketahanan finansial perusahaan dalam menghadapi tekanan pasar.

Selain fokus menjaga rasio klaim, perusahaan juga menekankan pentingnya menjaga kemampuan pembayaran manfaat kepada pemegang polis melalui penguatan kualitas layanan dan proses klaim yang lebih cepat dan transparan.

“BRI Life akan terus fokus pada perlindungan nasabah melalui produk yang relevan dan proses klaim yang cepat, transparan, serta sesuai ketentuan,” ujar Andrew.

Sebagai bagian dari penguatan fundamental bisnis, BRI Life juga terus memperkuat tata kelola risiko dan kualitas layanan klaim guna menjaga keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Saat ini, struktur kepemilikan saham BRI Life terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar 51%, FWD Management Holdings Limited sebesar 43,96%, serta Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI sebesar 5,04%.

BRI Life menilai kualitas portofolio yang sehat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas bisnis industri asuransi jiwa di tengah tantangan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan perlindungan masyarakat.

#bri-life

https://wartaekonomi.co.id/read611081/bri-life-bayar-klaim-rp117-triliun-pada-kuartal-i-2026