Masih Rugi, Blibli (BELI) Milik Grup Djarum Cetak Pendapatan Rp15,23 Triliun per Kuartal III/2025
Blibli (BELI) milik Grup Djarum mencatat rugi bersih Rp1,84 triliun hingga September 2025, turun 1,61% dari tahun sebelumnya, dengan pendapatan meningkat 25,62%.
(Bisnis.Com) 30/10/25 14:57 21623
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten teknologi Grup Djarum PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli mencetak peningkatan pendapatan, dengan rugi bersih yang turun sampai akhir September 2025. Rugi bersih Blibli turun menjadi Rp1,84 triliun sampai akhir September 2025.
Rugi bersih BELI ini tercatat turun 1,61% secara tahunan dari Rp1,87 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, pendapatan neto BELI tercatat meningkat 25,62% menjadi Rp15,23 triliun pada periode 9 bulan 2025, dari sebelumnya sebesar Rp12,13 triliun secara tahunan. Pendapatan neto Blibli ini diraih dari pendapatan ritel online sebesar Rp6,3 triliun, institusi senilai Rp5,94 triliun, toko fisik sebesar Rp5,28 triliun, dan pendapatan dari pihak berelasi sejumlah Rp125,8 miliar.
Blibli juga memberikan diskon dan promosi langsung senilai Rp2,41 triliun sepanjang 9 bulan 2025. Diskon dan promosi ini naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,41 triliun.
Di sisi lain, Blibli mencetak beban pokok pendapatan yang naik 28,28% menjadi Rp12,56 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp9,79 triliun.
Adapun, laba bruto yang dihasilkan BELI adalah sebesar Rp2,67 triliun, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,33 triliun. Sampai akhir September 2025, BELI mencetak total aset sebesar Rp17,5 triliun, naik dari akhir Desember 2024 sebesar Rp16,16 triliun.
Total liabilitas BELI juga naik menjadi Rp8,4 triliun per 30 September 2025, dari Rp6,34 triliun per 31 Desember 2024. Sementara itu, total ekuitas BELI turun dari sebelumnya Rp9,8 triliun akhir 2024, menjadi Rp9,12 triliun pada akhir 9 bulan 2025.
Sebelumnya, Direktur Utama Global Digital Niaga Kusumo Martanto menjelaskan beberapa fokus utama perseroan ke depannya. Fokus pertama adalah untuk mencapai profitabilitas. Kusumo menjelaskan BELI akan terus melakukan peningkatan margin.
Peningkatan margin ini dilakukan melalui optimalisasi produk mix yang dijual BELI. Tentunya, lanjutnya, BELI harus terus memperkuat kerja sama dengan existing brand atau principal partner.
“Kami sudah mempunyai presence dan kami ingin terus tingkatkan itu di seluruh value chain yang ada,” tuturnya.
Kemudian, lanjutnya, BELI juga akan fokus untuk mengembangkan teknologi. Kusumo meyakini fokus ini akan memberikan kontribusi ke peningkatan margin BELI. BELI juga akan melakukan perbaikan struktur biaya. Secara operasional, BELI akan terus melakukan hal-hal untuk memastikan struktur biaya perusahaan mengalami perbaikan.
Fokus lainnya yang akan dilakukan BELI sampai akhir tahun adalah terus berinovasi, karena dunia permintaan konsumen ini terus berkembang.
“Jadi kami akan lebih fokus ke kategori-kategori yang kami percaya ini lebih strategis baik sekarang maupun ke depan. Untuk mencapai profitabilitas yang lebih cepat dan lebih baik,” ujarnya.
#blibli #global-digital-niaga #saham-beli #beli-rugi-bersih #grup-djarum-blibli #blibli-pendapatan-2025 #blibli-laba-bruto #blibli-total-aset #blibli-total-liabilitas #blibli-total-ekuitas #blibli-disk