Nasib Akusisi Hyundai LNG Shipping oleh Afiliasi Sinar Mas Segera Diputuskan

Nasib Akusisi Hyundai LNG Shipping oleh Afiliasi Sinar Mas Segera Diputuskan

Persetujuan rencana akuisisi Hyundai LNG Shipping oleh afiliasi Sinar Mas Group dikabarkan hampir final. Transaksi pun diperkirakan dapat segera selasai.

(Bisnis.Com) 06/05/26 22:55 213701

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana akuisisi Hyundai LNG Shipping oleh Frontier Resources, perusahaan terafiliasi Sinar Mas Group, dikabarkan memasuki babak baru.

Diberitakan ChosunBiz, Rabu (6/5/2026), proses peninjauan pemerintah Korea Selatan (Korsel) atas rencana tersebut dilaporkan hampir final.

Sinar Mas dan pihak penjual, konsorsium IMM Private Equity, diperkirakan akan mempercepat proses penyelesaian transaksi setelah mendapat persetujuan. IMM Private Equity berharap transaksi bisa selesai paling cepat akhir bulan ini atau awal Juni.

Menurut sumber di industri perbankan investasi (IB) pada 4 Mei 2026, dua prasyarat utama transaksi, yakni peninjauan keamanan investasi asing oleh Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korsel serta peninjauan penggabungan usaha oleh Korea Fair Trade Commission, telah memasuki tahap akhir.

Industri memperkirakan hasil peninjauan itu bisa keluar paling cepat sekitar pertengahan bulan ini. Karena belum muncul faktor signifikan yang dapat menggagalkan transaksi secara mendasar, pasar cenderung optimistis bahwa kedua proses tersebut akan disetujui.

Ajunews sebelumnya juga memberitakan bahwa Grup Sinar Mas mengajukan persyaratan baru dengan mempertimbangkan opini publik Korsel.

Menurut sumber industri perbankan investasi pada 29 April 2026, telah dikonfirmasi bahwa Grup Sinar Mas mengajukan persyaratan baru selama negosiasi akuisisi, termasuk mempertahankan tenaga kerja dan status Hyundai LNG sebagai perusahaan pelayaran nasional Korsel.

Langkah ini dipahami sebagai upaya untuk mengatasi kekhawatiran terkait potensi gangguan terhadap keamanan energi yang muncul dalam negosiasi sebelumnya.

Rencana penjualan Hyundai LNG Shipping kepada afiliasi Sinar Mas Group itu sebelumnya memicu protes publik Korsel lantaran dinilai dapat membuka jalan bagi pengambilalihan perusahaan lain yang dimiliki ekuitas privat seperti SK Shipping dan H-LINE Shipping, yang akan mengganggu infrastruktur transportasi energi Korea. Tak hanya itu, penjualan Hyundai LNG Shipping juga dinilai dapat menggerus lapangan kerja untuk warga Busan.

Menurut pemberitaan sejumlah media Korea Selatan, seperti Herald Corp dan Business Korea, konsorsium yang dipimpin oleh IMM Private Equity dan IMM Investment telah menandatangani share purchase agreement (SPA) untuk menjual 100% saham Aegis One, sebuah special purpose company yang menjadi induk Hyundai LNG Shipping, kepada Frontier Resources pada 26 November 2025.

Adapun, nilai transaksi dari penjualan Hyundai LNG Shipping kepada Frontier Resources diperkirakan mencapai sekitar 3,8 triliun won Korea Selatan (termasuk utang) atau sekitar Rp43,05 triliun (asumsi kurs Rp11,3 per won), dengan nilai ekuitas bersih sekitar 400 miliar won atau sekitar Rp4,53 triliun.

Hyundai LNG Shipping berasal dari divisi kapal pengangkut gas alam cair (LNG) milik Hyundai Merchant Marine dan merupakan perusahaan pelayaran khusus gas cair terbesar di Korsel dengan kepemilikan 12 kapal LNG dan 6 kapal LPG. Perusahaan ini secara khusus menangani sekitar 25–30% volume gas impor domestik melalui kontrak pengangkutan jangka panjang dengan Korea Gas Corporation.

#hyundai-lng-shipping #sinar-mas #akuisisi #frontier-resources #sinarmas

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260506/44/1971930/nasib-akusisi-hyundai-lng-shipping-oleh-afiliasi-sinar-mas-segera-diputuskan