Fikom UMB Dorong Siswa SMK Jadi Kreator, Bukan Sekadar Penikmat Media Sosial
Sebagai upaya meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar, khususnya dalam mendorong perubahan dari pengguna pasif menjadi kreator konten, Fakultas Ilmu Komunikasi... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 06/05/26 19:15 213510
JAKARTA - Sebagai upaya meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar, khususnya dalam mendorong perubahan dari pengguna pasif menjadi kreator konten, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMKN 47 Jakarta Selatan.Mengusung tema “Pemberdayaan Melalui Media Sosial: Dari Konsumen menjadi Kontributor”, kegiatan yang didanai Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMB 2026 dengan pelaksana tim dosen Fakultas Ilmu Komunikasi UMB bersama mahasiswa S1 Fikom ini menghadirkan akademisi dari Universiti Sains Islam Malaysia Muhammad Raqib Mohd Sofian bersama jajaran dosen Fikom UMB.
Dekan Fikom UMB Ahmad Mulyana mengatakan, pola konsumsi pasif di media sosial berisiko membentuk identitas digital yang dangkal. Transformasi menjadi kreator harus dimulai dari kesadaran kritis dalam berinteraksi.
“Selama ini banyak pengguna berhenti pada tahap menikmati konten. Padahal, setiap interaksi, komentar atau berbagi, sudah mencerminkan identitas digital. Dari situ seharusnya berkembang menjadi produksi konten yang lebih bermakna,” ujar Mulyana, Rabu (6/5/2026).
Menurut dia, produksi konten orisinal bukan sekadar tren melainkan kebutuhan membangun reputasi dan daya saing di era digital. Konten yang edukatif dan inspiratif dinilai mampu menggeser dominasi konten hiburan yang minim nilai.
Muhammad Raqib Mohd Sofian menyoroti sisi lain ekosistem digital yakni dorongan monetisasi yang kian kuat. Dia menilai algoritma platform tidak netral melainkan mengarahkan pengguna pada pola produksi konten yang mengejar keterlibatan.
Dalam forum yang sama, Afdal Makkuraga Putra menekankan munculnya generasi prosumer yakni individu yang sekaligus memproduksi dan mengonsumsi informasi. Batas antara audiens dan kreator kini semakin kabur.
“Jika siswa tidak didorong menjadi produsen, mereka akan terus berada di posisi pasif dan rentan terhadap arus informasi yang tidak terkontrol,” ungkapnya.
Kegiatan ini melibatkan 12 dosen Ilmu Komunikasi UMB di antaranya Rizki Briandana, Nur Kholisoh, Nurhayani Saragih, Heri Budianto, Rahman, Enjang Pera Irawan, Farid Hamid, Leila Mona Ganiem, Henni Gusfa, dan Achmad Jamil.
Melalui Abdimas ini, Fikom UMB menegaskan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai penghasil wacana, tetapi juga sebagai aktor yang melakukan intervensi langsung untuk membentuk ekosistem digital yang lebih produktif di kalangan pelajar.
(jon)
#universitas-mercu-buana-umb #media-sosial #kreator-konten #siswa-smk