Bersitegang, 2 Jet Tempur Polandia Cegat Pesawat Mata-mata Rusia yang Matikan Transponder
Dua jet tempur MiG-29 Polandia cegat pesawat mata-mata Il-20 Rusia yang terbang di atas Laut Baltik dengan mematikan transponder. Dua jet tempur Polandia telah... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 30/10/25 10:56 21256
WARSAWA - Dua jet tempur Polandia telah mencegat pesawat mata-mata Rusia yang terbang dengan mematikan transponder di atas Laut Baltik. Pencegatan pesawat ini menambah daftar ketegangan antara Moskow dan NATO.Komando Operasional Polandia, dalam sebuah pernyataan pada Rabu, mengatakan pencegatan pesawat mata-mata Moskow itu terjadi pada hari Selasa.
Pesawat Il-20 Rusia, katanya, belum mengajukan rencana penerbangan untuk misi pengintaiannya di wilayah udara internasional.
Laut Baltik, terkadang dijuluki "danau NATO", berbatasan dengan negara-negara anggota aliansi tersebut. Namun, Rusia memiliki kehadiran militer yang signifikan di eksklave Kaliningrad di pesisir Baltik, yang diapit oleh Polandia dan Lithuania.
NATO mengatakan pesawat Rusia yang terbang ke dan dari Kaliningrad sering kali melewati wilayah udara NATO tanpa mengaktifkan transponder, mengajukan rencana penerbangan, atau berinteraksi dengan kontrol lalu lintas udara. Negara-negara NATO secara rutin menyumbangkan pesawat ke negara-negara yang dekat dengan Rusia untuk membantu memantau wilayah udara aliansi, dan telah meningkatkan aset Angkatan Laut di Baltik.
Menurut komando tersebut, pesawat Il-20 Rusia tersebut tidak melanggar wilayah udara Polandia. Dua jet tempur MiG-29 Polandia mencegat dan mengawal pesawat tersebut menjauh dari wilayah udara Polandia.
Bulan lalu, Jerman mengatakan dua pesawat Eurofighter-nya telah mengidentifikasi sebuah pesawat mata-mata Il-20M Rusia yang terbang di wilayah udara internasional tanpa rencana penerbangan. Pesawat itu tidak melakukan kontak radio, kata delegasi Berlin untuk NATO dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, pada April, jet-jet tempur Inggris mencegat sebuah Il-20 Rusia di atas Laut Baltik. Militer Polandia mengatakan pada Juni bahwa pesawat Inggris juga mencegat sebuah Il-20 Rusia yang melanggar wilayah udara Polandia di atas Laut Baltik. "Ini adalah kasus lain dari uji coba provokatif terhadap kesiapan sistem negara-negara anggota NATO," kata Warsawa saat itu.
Il-20—kadang-kadang disebut Coot-A dalam jargon NATO—menangkap intelijen seperti sinyal radar dan komunikasi, terutama yang dapat membocorkan informasi tentang sistem rudal atau pertahanan udara. "Sistem-sistem ini akan menjadi salah satu sistem terpenting yang dipantau," kata Frederik Mertens, seorang analis strategis di organisasi riset Belanda, TNO.
Negara-negara NATO secara teratur melakukan misi pengumpulan intelijen serupa, termasuk dengan pesawat pengintai Rivet Joint buatan Boeing. "Rusia melakukannya. China melakukannya. NATO melakukannya," kata Mertens kepada Newsweek, Kamis (30/10/2025).
"Itu adalah profesionalisme militer yang mendasar," ujarnya.
Sekitar 20 pesawat nirawak Rusia melintasi wilayah Polandia bulan lalu, memaksa beberapa negara NATO untuk merespons dengan jet tempur dan pesawat lainnya. Dalam insiden terpisah pada bulan September, Estonia mengatakan tiga jet tempur Rusia, yang mampu membawa rudal canggih berkemampuan nuklir, telah melanggar wilayah udara Estonia selama 12 menit.
Kedua negara itu memicu Pasal 4 NATO, yang mengharuskan negara-negara anggota berkumpul untuk membahas kapan pun, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas teritorial, kemerdekaan politik, atau keamanan salah satu pihak terancam.
Rusia mengatakan tidak sengaja menargetkan Polandia, meskipun beberapa pejabat Eropa menggambarkan insiden itu sebagai ujian bagi persatuan NATO. Moskow membantah tiga MiG-31-nya melanggar wilayah udara Estonia dalam perjalanan ke Kaliningrad.
Tak lama setelah serbuan pesawat nirawak ke Polandia, beberapa negara NATO mengirimkan lebih banyak jet tempur dan aset lainnya ke sayap timur di bawah inisiatif yang dijuluki Eastern Sentry.
"Berkat kesiapan tempur yang tinggi, profesionalisme para pilot, dan fungsi sistem pertahanan udara yang efisien, operasi tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat, efektif, dan aman," kata militer Polandia dalam sebuah pernyataan.
(mas)
#rusia #pesawat-matamata #polandia #pencegatan-pesawat #nato