HSBC Indonesia Alihkan Bisnis Ritel ke OCBC NISP, Rampung 2027
HSBC Indonesia resmi alihkan operasional perbankan ritelnya, termasuk 336 ribu nasabah, ke OCBC NISP. Proses ini rampung 2027 setelah persetujuan regulator.
(Kompas.com) 05/05/26 10:16 211324
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank HSBC Indonesia resmi mengalihkan operasional perbankan ritelnya kepada PT Bank OCBC NISP Tbk.
Proses pengalihannya akan rampung pada 2027.
Dalam siaran persnya, HSBC Indonesia mengungkapkan, pengalihan tersebut meliputi aset dan kewajiban operasional perbankan ritel, termasuk rekening simpanan dan investasi, kartu kredit, serta portofolio pinjaman ritel.
FREEPIK/WIRESTOCK Ilustrasi kartu kredit."Termasuk rekening simpanan dan investasi, kartu kredit, dan pinjaman ritel sekitar 336.000 nasabah," tulis HSBC Indonesia dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).
Manajemen HSBC Indonesia mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari hasil peninjauan strategis terhadap bisnis International Wealth and Premier Banking (IWPB) di Indonesia.
Dari hasil peninjauan tersebut, HSBC Indonesia menilai pengalihan tersebut sebagai opsi terbaik bagi keberlanjutan bisnis maupun bagi nasabah dan karyawannya.
Ke depan, HSBC Indonesia akan tetap mempertahankan dan mengembangkan lini bisnis corporate and institutional banking di Indonesia dan mendukung arus perdagangan dan investasi internasional antara klien yang beroperasi di Indonesia, Asia Tenggara dan di seluruh dunia.
"Transaksi ini merupakan bagian dari upaya penyederhanaan yang sedang berlangsung di HSBC Group dengan fokus pada peningkatan kepemimpinan dan pangsa pasar di bidang-bidang di mana HSBC memiliki keunggulan kompetitif serta peluang besar untuk tumbuh dan mendukung nasabahnya," jelas HSBC Indonesia.
Di sisi lain, OCBC NISP akan memperkuat bisnis ritel dan wealth management melalui aksi korporasi ini.
Selain mengakuisisi basis nasabah, OCBC juga berencana menawarkan kesempatan kerja kepada sekitar 1.300 karyawan HSBC Indonesia yang saat ini mendukung operasional perbankan ritel.
Selanjutnya, kedua bank akan bekerja sama dalam masa transisi untuk memastikan pengalihan berjalan lancar, baik dari sisi layanan kepada nasabah maupun keberlangsungan operasional.
"Transaksi ini diperkirakan akan rampung pada paruh pertama tahun 2027, dengan tunduk pada persetujuan regulator," ungkap manajemen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#perbankan-ritel #hsbc-indonesia #ocbc-nisp #pengalihan-bisnis