Jemaah Haji Tertua dari Indonesia Tiba di Madinah, Sehat dan Semangat Beribadah
Jemaah haji tertua Indonesia, Mardijiyono yang berusia 103 tahun, tiba di Madinah dengan semangat ibadah tinggi.
(Bisnis.Com) 04/05/26 17:36 210682
Bisnis.com, MAKKAH — Jemaah haji tertua asal Indonesia berusia 103 tahun, Mardijiyono Karto Sentono, tiba di Madinah dengan kondisi stabil dan semangat ibadah yang tetap terjaga. Di tengah keterbatasan usia, petugas haji memastikan pendampingan penuh guna menjaga keselamatan dan kelancaran ibadahnya.
Mardijiyono yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Yogyakarta (YIA) menjadi perhatian sejak kedatangannya pada Minggu (3/5/2026). Jemaah asal Bantul itu mendapatkan bantuan petugas saat turun dari kendaraan menuju area penerimaan.
Meskipun demikian, semangatnya untuk menunaikan ibadah haji, sebagai rukun Islam kelima tetap kuat. Dia mengaku bersyukur akhirnya bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci setelah menunggu cukup lama.
“Kuncinya selalu merasa gembira. Apa pun yang terjadi dalam hidup, dihadapi dengan hati yang senang,” ujar Mardjiyono saat diwawancarai oleh tim Media Center Haji (MCH) 2026.
Di usia lebih dari satu abad, Mardijiyono masih mampu menjalani aktivitas dasar secara mandiri. Dia tetap berusaha berjalan dengan alat bantu dan melaksanakan ibadah sesuai kemampuannya.
Perjalanan hajinya juga diwarnai kisah personal. Dia berangkat seorang diri setelah sang istri wafat lebih dahulu, meski sebelumnya berencana menunaikan ibadah bersama.
Kepala Daerah Kerja Madinah PPIH Arab Saudi, Khalilurrahman, menilai kehadiran jemaah lansia tersebut menjadi simbol keteguhan niat ibadah di tengah keterbatasan fisik.
“Di usia yang sangat lanjut, semangat beliau menjadi contoh nyata keteguhan niat seorang hamba,” ujarnya.
Dia menegaskan seluruh petugas diminta memberikan perhatian khusus, mulai dari pengawasan kesehatan, pengaturan aktivitas, hingga pendampingan ibadah wajib.
“Kita petugas ini merasa sebagai suatu kehormatan. Ketika kita mendapatkan jemaah paling sepuh, kita mendapatkan kemuliaan untuk merawat beliau,” katanya.
Petugas juga diminta tidak memaksakan aktivitas di luar kemampuan jemaah. Fokus pelayanan diarahkan pada pemenuhan ibadah wajib dengan kondisi yang aman.
Selain itu, doa dari jemaah lansia dinilai menjadi penguat bagi petugas selama menjalankan tugas pelayanan.
“Ini orang yang doanya mustajab. Kami juga memohon doa agar diberi kemudahan dalam melayani jemaah,” ujar Khalilurrahman.
Kisah Mardijiyono menjadi potret bahwa ibadah haji tetap dapat dijalankan pada usia lanjut dengan dukungan layanan yang tepat. Keteguhan niat dan kesiapan petugas menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan ibadah jemaah lansia di Tanah Suci.
#jemaah-haji-tertua #jemaah-haji-indonesia #mardijiyono-karto-sentono #tiba-di-madinah #semangat-ibadah #petugas-haji #kloter-9-yogyakarta #bantul #rukun-islam-kelima #tanah-suci #usia-lanjut #ibadah-m