Produksi Beras April-Juni 2026 Diprediksi Turun 8,3%, Ini Biang Keroknya
Produksi beras Indonesia diprediksi turun 8,3% pada April-Juni 2026 akibat menyusutnya luas panen, berpotensi memperketat pasokan kuartal II/2026.
(Bisnis.Com) 04/05/26 17:01 210630
Bisnis.com, JAKARTA — Produksi beras nasional diperkirakan menurun pada April hingga Juni 2026 seiring menyusutnya luas panen, menandakan fase panen raya mulai mereda dan pasokan berpotensi lebih ketat pada kuartal II/2026.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono mengatakan potensi produksi beras untuk konsumsi pangan masyarakat pada April–Juni 2026 diperkirakan sebesar 9,61 juta ton.
Jumlah tersebut turun 0,87 juta ton atau 8,30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Sementara itu, potensi produksi beras pada April sampai dengan Juni tahun 2026 diperkirakan sebesar 9,61 juta ton atau menurun sekitar 8,30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Ateng dalam rilis data BPS Mei 2026, Senin (4/5/2026).
Penurunan produksi beras tersebut sejalan dengan menyusutnya potensi luas panen padi pada periode yang sama. BPS mencatat luas panen padi April–Juni 2026 diperkirakan mencapai 3,16 juta hektare, turun 0,26 juta hektare atau 7,64% dibandingkan April–Juni 2025.
Selain faktor siklus tanam, Ateng menegaskan realisasi produksi masih dapat berubah tergantung kondisi pertanaman hingga Juni mendatang.
Risiko yang dapat memengaruhi antara lain serangan hama dan organisme pengganggu tanaman, banjir, kekeringan, serta hambatan saat masa panen di tingkat petani.
Di sisi lain, produksi padi dalam bentuk gabah kering giling (GKG) pada April–Juni 2026 diperkirakan sebesar 16,68 juta ton. Volume tersebut turun 1,51 juta ton atau 8,31% dibandingkan periode sama tahun lalu.
Sebelumnya, pada Maret 2026 produksi beras diperkirakan sebesar 5,04 juta ton, turun 3,67% dari Maret 2025 yang mencapai 5,23 juta ton. Produksi padi Maret 2026 juga turun menjadi 8,75 juta ton GKG dari 9,08 juta ton GKG pada Maret pada tahun lalu.
Meski kuartal II diproyeksikan melemah, secara kumulatif produksi semester I/2026 masih sedikit lebih tinggi.
BPS memperkirakan produksi beras Januari–Juni 2026 mencapai 19,31 juta ton atau naik tipis 0,26% dibandingkan periode sama 2025. Sementara produksi padi semester I/2026 diperkirakan mencapai 33,52 juta ton GKG, juga naik 0,26% secara tahunan.
Perkembangan ini menunjukkan pasokan beras nasional masih tertopang panen awal tahun, namun tren penurunan April–Juni perlu diantisipasi guna menjaga stabilitas harga dan kecukupan stok.
#produksi-beras #luas-panen-padi #panen-padi #harga-gabah #beras-nasional #produksi-beras-2026 #penurunan-produksi-beras #luas-panen-padi #produksi-padi #beras-kuartal-ii #produksi-beras-april-juni #be