Pasar Modal Cirebon Makin Ramai, Investor Tembus 567.000

Pasar Modal Cirebon Makin Ramai, Investor Tembus 567.000

Pasar modal Ciayumajakuning mencatat lonjakan investor hingga 567.600 dan transaksi saham Rp2,57 triliun pada Maret 2026, didukung edukasi OJK dan akses digital.

(Bisnis.Com) 04/05/26 11:47 210176

Bisnis.com, CIREBON - Aktivitas pasar modal di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) hingga Maret 2026 mencatatkan tren peningkatan signifikan, ditopang lonjakan jumlah investor dan nilai transaksi saham.

Data menunjukkan jumlah Single Investor Identification (SID) telah mencapai 567.600, meningkat 79,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 10,4% secara bulanan (month-to-month/mtm).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon Agus Muntholib mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan partisipasi masyarakat yang semakin luas dalam instrumen investasi pasar modal.

"Pertumbuhan jumlah investor yang cukup tinggi ini menunjukkan bahwa minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pasar modal semakin kuat," kata Agus, Senin (4/5/2026).

Selain pertumbuhan jumlah investor, akumulasi transaksi saham di wilayah Ciayumajakuning juga mengalami lonjakan tajam.

Hingga Maret 2026, nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,57 triliun, meningkat 101,26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini menandakan adanya aktivitas perdagangan yang semakin aktif di tengah masyarakat.

Agus menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya edukasi dan literasi keuangan yang terus digencarkan oleh OJK bersama pemangku kepentingan lainnya.

Program inklusi keuangan yang menyasar pelajar, mahasiswa, hingga komunitas dinilai mulai memberikan dampak nyata terhadap pemahaman masyarakat terkait investasi.

"Literasi keuangan yang semakin baik membuat masyarakat lebih percaya diri dalam mengambil keputusan investasi. Ini juga berkontribusi pada meningkatnya optimisme terhadap pasar modal," kata Agus.

Menurutnya, tren ini juga dipengaruhi oleh kemudahan akses teknologi digital yang memungkinkan masyarakat membuka rekening efek dan bertransaksi secara daring.

Platform investasi yang semakin ramah pengguna turut mempercepat pertumbuhan jumlah investor baru, terutama dari kalangan milenial dan generasi Z.

Meski demikian, OJK mengingatkan agar masyarakat tetap memperhatikan aspek kehati-hatian dalam berinvestasi. Agus menekankan pentingnya memahami profil risiko serta memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.

"Pertumbuhan ini harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai. Kami terus mengimbau agar masyarakat tidak hanya ikut tren, tetapi benar-benar memahami produk investasi yang dipilih," ujarnya.

Di sisi lain, peningkatan transaksi saham juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas pasar keuangan.

Kondisi ini dinilai menjadi sinyal positif bagi pengembangan sektor keuangan di daerah, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pembiayaan melalui pasar modal.

Penguatan partisipasi investor domestik, lanjut Agus, menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pasar dari gejolak eksternal.

Dengan basis investor yang semakin luas, pasar modal di daerah dinilai lebih stabil dan tidak mudah terpengaruh oleh sentimen global.

#pasar-modal #investor-cirebon #transaksi-saham #ojk-cirebon #literasi-keuangan #investasi-digital #generasi-muda-investasi #inklusi-keuangan #platform-investasi #risiko-investasi #stabilitas-pasar #in

https://bandung.bisnis.com/read/20260504/550/1971090/pasar-modal-cirebon-makin-ramai-investor-tembus-567000