Operasional KRL Jabodetabek Berangsur Pulih Pascakecelakaan Kereta di Bekasi

Operasional KRL Jabodetabek Berangsur Pulih Pascakecelakaan Kereta di Bekasi

Operasional KRL Jabodetabek pulih pascakecelakaan 27 April 2026, dengan ketepatan waktu meningkat signifikan. KAI juga sediakan layanan klaim dan trauma healing.

(Bisnis.Com) 03/05/26 18:01 209643

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaporkan, operasional commuter line atau kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek terus peningkatan pemulihan usai beroperasi secara normal tanpa rekayasa, usai kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, ketepatan waktu keberangkatan berangsur naik dari 71,54% pada 30 April menjadi 87,39% pada 1 Mei, lalu mencapai 88,84% pada 2 Mei.

Ketepatan waktu kedatangan juga meningkat dari 68,46% menjadi 84,86%, dan kembali membaik hingga 87,04%.

“Perjalanan yang mengalami keterlambatan semakin berkurang dengan waktu keterlambatan yang lebih terkendali,” jelasnya dalam siaran pers, dikutip pada Minggu (3/5/2026).

Tren normalisasi yang berjalan semakin stabil juga tercermin pada lintas Cikarang atau Blue Line Ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 50% menjadi 61%, lalu mencapai 66%, sementara kedatangan naik dari 44% menjadi 57% dan kemudian 61%.

Bukan hanya KRL Jabodetabek, perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang melintas di wilayah Bekasi Timur juga telah kembali berjalan dengan pola operasi yang terjaga.

Dalam satu hari, terdapat 32 perjalanan KA dari Pasarsenen serta 36 perjalanan KA dari Gambir yang melintas di lintas tersebut.

Sejak operasional kembali berjalan pada 28 April hingga 2 Mei 2026, volume pengguna Commuter Line lintas Cikarang tercatat mencapai 574.644 pelanggan.

Sejalan dengan proses pemulihan yang terus berjalan, KAI melakukan pemantauan kondisi pelanggan secara berkala yang mendapatkan perawatan medis.

Per Minggu (3/5) pukul 07.00 WIB, tercatat 81 pelanggan yang dirawat telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan, sementara 19 pelanggan lainnya masih dalam penanganan lanjutan di rumah sakit.

Bagi pelanggan yang telah melakukan pengobatan secara mandiri, KAI menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement.

Persyaratan meliputi alat pembayaran yang memuat data perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening. Setelah berkas dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi.

“Proses klaim berlangsung paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,” tambah Anne.

Layanan trauma healing juga disediakan bagi pelanggan yang membutuhkan, dengan pengajuan melalui Posko Informasi maupun call center 0812-9660-5747. Pendampingan awal dapat dilakukan melalui telemedicine, sementara untuk keluarga pelanggan yang membutuhkan dilakukan secara langsung.

#krl-jabodetabek #operasional-krl #pemulihan-krl #kecelakaan-krl #ketepatan-waktu-krl #keterlambatan-krl #krl-cikarang #perjalanan-krl #volume-pengguna-krl #klaim-kai #layanan-trauma-healing #telemedic

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260503/98/1970943/operasional-krl-jabodetabek-berangsur-pulih-pascakecelakaan-kereta-di-bekasi